CBR1000RR SP = 575 Jeti, wooow…

honda-cbr1000rr-sp

Terlalu sibuk dengan di tengah laut sampai tidak tau kalau AHM beberapa waktu lalu sudah me-launching CBR1000RR SP di Denpasar 10 June 2015, haddeehhh….. Ini pasti gara-gara sibuk dengan urusan akik sampai lupa segalanya. IMG-20150625-WA0036   Cincin Kaki Btw, pas liat harga kakaknya si DK ini yang mendekati harga Peningpale membuat otak agak berpikir waras, apa aja yang ditempelkan di Cibbie SP ini. Yuuukkk kita intip yukk….   Teknologi yang menempel di sini adalah sistem suplai bahan bakar PGM-DSFI (Programmed-Dual Sequential Fuel Injection), dengan dua injektor di setiap saluran ruang bakar dikendalikan oleh ECM, sehingga menghasilkan tenaga responsif. Assist Slipper Clutch memberikan kemudahan dan ketepatan dalam melakukan mekanisme perpindahan gigi saat melakukan pengereman mendadak sebelum memasuki tikungan. Honda Electronic Steering Damper (HESD) memberikan stabilitas pada kecepatan tinggi dengan meminimalisasi perubahan sudut kemudi namun tetap mudah dikendalikan pada saat putaran mesin rendah. Rangka Diamond Aluminium Composite Twin Spar yang ringan dan ringkas. Ini yang mantafff, Suspensi Ohlins teleskopik inverted di depan dan TTX36 yang dipadu UNIT Pro-Link di belakangdengan ban Pirelli Diablo Supercorsa SC Premium yang memiliki daya cengkeram tinggi. Rem kombinasi ABS yang dikendalikan secara elektronik (eC-ABS) dengan kaliper rem Brembo 4 piston  spesifikasi khusus untuk balap.    honda-cbr1000rr-sp-champion-special-marquez-pedrosa-3

Ini yang CBR1000RR SP seri  Marquez

  Dengan teknologi yang biasanya dimiliki Honda pun sudah berani menentang oleh superbike Eropa dan menjadikan CBR1000RR SP sebagai flagship, pantas banget dengan harga 575 jeti buat nebus dan bawa pulang ke rumah.

Tapi kalau mau paket hemat boleh beli kemasan sachet lho…

  IMG-20150624-WA0031  Sudah tersedia di pasar dan supermarket terdekat lho….

Categories: Flash News | Leave a comment

Rossi : King of Assen 2015

Assen 4

Setelah puasa lama nongkrong di podium pertama, akhirnya mbah the Doctor VR menjadi raja di sirkuit Assen 2015.

Itupun dengan pertarungan sampai titik chicane terakhir, drama yang menegangkan yang selalu ditunggu tunggu pengemar.

Awal sih balapan biasa-biasa saja, mbah start di depan, lepas start gak lama kemudian Marquez dah di belakang diikuti Lorenzo.

 

 

Assen 6

Di  lap ke-20 Marquez berhasil melewati si mbah Doctor, dengan pengalaman dan settingan motor yang pas di 3 lap menjelang finish si mbah sukses mengkangkangi Marquez.

Marquez tidak mau menyerah begitu saja dan ngotot mengejar si mbah. Agrevitas Marquez terlihat dari selisih jarak 0.444 detik  menjadi tersisa 0,1 detik. Rasanya semakin sulit bernapas.

Akhirnya, di chicane terakhir menjelang garis finish….. Marquez mencoba mengambil dari sisi dalam tikungan ke kanan, senggolan bentar, si mbah gak bisa belok masuk gravel….that is. Game over !!

Assen 3

 

Assen 1

 

Assen 2

Pengalaman vs Kengototan

 

Assen 7

He is the King

Yamaha MotoGP rider Valentino Rossi of Italy celebrates on the podium after winning the MotoGP race at the TT Assen Grand Prix at Assen, the Netherlands June 27, 2015. REUTERS/Michael Kooren

Old rider never lose

 

Teori konspirasi

Menurut pakar konspirasi, insiden senggolan antara si mbah dan Marquez sudah diatur sebelumnya untuk membuat balapan lebih menarik dibanding seri-seri sebelumnya supaya perhatian penggemar MotoGP yang terpecah perhatiannya dengan  batu akik bisa kembali.

 

BATU AKIK

Macam-macam batu akik

B-cr9j4CMAAApmM

Sambal batu akik

 

dp-batu-akik-lucu

Raja batu akik

 

Categories: MotoGP | Leave a comment

Honda RC213V Road Bike Segera Meluncur

Woow….Honda akhirnya akan meluncurkan Honda RC213V versi jalan raya pada tanggal 11 Juni 2015 bersamaan dengan MotoGP seri Catalunya.

Versi jalanan diberi koda RC213V-S merupakan minor speckdown dari RC213V yang ditunggagi Marquez dan Pedrosa MotoGP 2014 dan pertama kali diperkenalkan di ajang EICMA di Milan, 2014.

RC213V-S in akan diproduksi di pabrik sepeda motor Honda di Ozu, Jepang, Harganya sih diperkirakan berkisar 20 juta yen atau Rp 2,1 miliar (no paper lho). Mau full paper…tinggal kalikan berapa ya…? Makan rumput 25 tahun pun gak bakal kebeli nih….

Categories: Flash News | Leave a comment

OOT : Cerita dibalik logo Apple

Kali ini artikel yang tidak ada hubungannya dengan motor atau touring atau riding, tapi cerita dibalik salah satu logo gadget terkenal dan iconic : “Apple”.

Mungkin diantara kita ada yang pecinta produk Apple atau pengguna iPhone, iPad or iPod. Tapi tahukah anda kenapa pemilik Apple Job Stevens memilih Apple sebagai logo produknya? Sejarah Apple Inc. sendiri bisa dibaca di sini.

Sebagai pendiri perusahaan, Steve Jobs dan Steve Wozniak bingung memikirkan nama yang pas untuk perusahaan mereka. Jobs menginginkan sebuah nama yang sederhana, Wozniak menginginkan nama itu terdengar keren dan bernuasa elektronik.

Dalam perjalanan menghadiri Homebrew Computer Club di Stanford University dimana Wozniak mempresentasikan konsep komputer buatannya dan dihadiri para ahli komputer, lahirlah nama Apple sebagai nama perusahaan mereka. Awalnya Wozniak mengusulkan nama “Enterprise Computers” tapi ditolak Jobs karena berbau Star Trek. Sementara Job sendiri ingin nama perusahaan yang saat seseorang melihatnya, dia ingin membeli produknya. Dipilihlah “Apple” yang menurutnya buah dari kreasi, sederhana, tapi kuat.

Di kemudiah hari saat jumpa pers di tahun tahun 1981, Jobs mengatakan kenapa dia memilih nama Apple karena “Saya suka apel dan suka memakannya. Tapi gagasan utama di balik Apple adalah membawa kesederhanaan kepada masyarakat, dengan cara yang paling canggih, dan itu saja, tidak ada yang lain.”

Ternyata logo Apple yang pertama bukan seperti yang kita lihat sekarang tapi berupa gambar  hitam putih itu yang menggambarkan Sir Isaac Newton sedang duduk di bawah pohon apel, lengkap dengan latar belakang, di atas Newton ada buah apel yang dikelilingi cahaya putih, terjatuh, dan seakan memberi inspirasi kepadanya tentang hukum gravitasi. Logo ini dibuat oleh oleh Ronald Wayne, salah seorang yang turut mendirikan Apple di masa awal pada 1976, seakan-akan merepresentasikan hukum gravitasi yang terinspirasi dari buah apel. Semua elemen gambar itu dibingkai dengan garis tipis, yang di dalamnya terdapat teks, “Newton… A mind forever voyaging through strange seas of thought… alone.” Ada pula hiasan banner bertuliskan Apple Computer Co.

Kenyataannya logo ini sulit direproduksi dalam ukuran kecil dan logo itu dinilai tidak harmonis dengan komputer Apple yang terkesan modern. Akhirnya Jobs meminta Rob Janoff pada Januari 1977 yang bekerja sebagai art director di perusahaan humas Regis McKenna, Inc (RMI) yang berbasis di California. Hanya satu yang diinginkan Jacobs ke Janoff, “Jangan membuatnya terlihat lucu.”

Janoff membutuhkan waktu dua minggu untuk menggambarkan bentuk apel yang sederhana, lengkap dengan daun kecil yang mengambang dengan penambahan pola gigitan pada samping kanan buah didasari atas alasan visual, agar buah itu terlihat seperti apel, bukan ceri, bukan pula tomat.

Pola gigitan pada buah apel itu dipandang Janoff akan dialami semua orang dan lintas budaya. Jika seseorang memiliki apel, maka ia akan menggigit dari samping dan mereka akan mendapatkan hasilnya, dalam hal ini daging buahnya. Saat mempresentasikan desain, Janoff bertemu dengan Jobs, Wozniak, dan Markkula. Ia menyajikan dua versi logo, satu tanpa gigitan, dan satu dengan gigitan. Janoff juga menawarkan beberapa versi warna, yaitu warna solid, metalik, dan versi bergaris.

Jobs suka desain dengan gigitan dan warna bergaris dengan warna pelangi yang tidak beraturan untuk menghiasi bagian dalam buah  yang bermakna semua orang di Apple “berpikir beda.” Logo inilah yang dipakai saat peluncuran produk komputer Apple II pada April 1977. Logo kemudian menghiasi semua produk Apple dan dipromosikan lewat iklan di media massa.

Mantan eksekutif Apple, Jean-Louis Gassee mengatakan bahwa logo Apple adalah sebuah misteri baginya. “Salah satu misteri yang mendalam untuk saya adalah logo kami. Simbol nafsu dan pengetahuan, menggigit, semua disilangkan dengan warna pelangi dalam urutan yang salah. Anda tidak bisa memimpikan sebuah logo yang lebih tepat; nafsu, pengetahuan, harapan, dan anarki”.

Banyak analisa mengenai warna pelangi dari logo ini bahkan dihubungkan dengan budaya hippie pada 1960-an yang kala itu sedang digandrungi, simbol Bendera Pelangi yang mencerminkan keragaman komunitas LGBT (Lesbian, Gay, Biseksual, Transeksual),  bahkan dihubungkan dengan penghormatan untuk Alan Turing, seorang ilmuwan matematika dan komputer asal Inggris, yang ditangkap dan diadili karena tindak pidana homoseksualitas. Pada masa itu, homoseksualitas dianggap mengancam keamanan.

Selain itu, ada pula yang mengatakan, gigitan di apel itu menggambarkan kisah di kitab suci, tentang Adam dan Hawa yang menggigit buah terlarang. Inilah yang disebut Jean-Louis sebagai simbol “nafsu.”

Menurut Janoff  warna-warni itu merepresentasikan Apple II yang merupakan komputer pribadi atau komputer rumah pertama yang bisa mereproduksi gambar pada monitor berwarna.

Logo Apple versi pelangi bertahan selama 22 tahun, dari 1977 hingga 1998. Perusahaan mengganti warna logo setelah Steve Jobs kembali ke Apple, ketika perusahaan berada dalam krisis keuangan. Sejak saat itu, mitos tentang warna-warna pada logo Apple pun hilang. Kendati mengalami perubahan warna, namun bentuk dasar logo Apple tidak berubah. Warna pada logo Apple akan terus mendefinisikan produk-produk Apple di masa depan.

2302393Logo-Apple-dari-masa-ke-masa780x390

-dari berbagai sumber-

Categories: Others | Leave a comment

Indonesia MotoGP 2017 : Mimpi yang jadi nyata atau sekedar Wacana ?

Tak ada hujan dan angin tiba-tiba terdengar kabar bahwa MotoGP seri akan hadir di Indonesia tahun 2017. Wooww… berarti untuk melihat kecanggihan motor prototype dan aksi edan Marquez (tahun 2017 VR 46 dah gantung helm) tidak harus ke Sepang, cukup ke Sentul (?). Pasti penonton di Sentul 2017 lebih dari 200 ribu dan memecahkn rekor penonton dalam satu seri MotoGP. Kok bisa? Penonton MotoGP di Sepang yang berkisar 160 – 170 ribu penonton hanmpir 50% adalah penonton indonesia. Kebayang kan kalau Sentul jadi tuan rumah salah satu seri MotoGP tahun 2017. Sebagai catatan terakhir kali MotoGP digelar di Indonesia pada 1996 dan 1997. Saat itu ajang tersebut masih bernama GP500.

Tapi….apakah ini cuma mimpi ?

Seperti diketahui, om Carmelo Ezpeleta sebagai  CEO Dorna Sport pemilik gawean MotoGP berkumjung ke Jakarta dan memberi keterangan bahwa Indonesia resmi masuk ke dalam rencana rencana menyelenggarakan balap MotoGP 2017-2021. Kenapa Indonesia ? Karena fanatisme MotoGP di Indonesia adalah salah satu yang terbesar di dunia dan slot yang masih kosong karena tahun 2017 akan ada 20 seri MotoGP dibandingkan sekarang yang hanya 18 seri.

Hanya saja sulit juga mimpi ini jadi nyata. Kenapa? Beberapa bulan lalu Dorna justru menyebut India dan Thailand adalah dua negara yang punya peluang besar menambah kalender balap MotoGP setelah Austria masuk kalender balap 2016. Ezpeleta saat itu sempat berujar kepada Reuters tanggal 3 February lalu, dirinya berharap memasukan India dalam kalender MotoGP 2016. Alasannya, India merupakan negara terbesar kedua setelah China dalam pasar sepeda motor.

Selain India ada juga Thailand, bahkan peluang Negeri Gajah Putih yang sukses menyelenggarakan balap Superbike di Sirkuit Buriram United. “Di kawasan Asia Tenggara, kami sudah melihat langsung kondisi sirkuit Thailand. Ajang Superbike di sana sangat sukses dan kami sudah menerima proposal untuk mengadakan MotoGP. Kini kami tinggal menunggu mana yang lebih siap antara Thailand atau Brasil,” ucap Ezpeleta dilansir MCN, 24 April lalu

Dari segi sarana Sentul masih harus berbenah besar-besaran, mulai dari track, hospitality sampai sarana pendukung hotel dan lain sebagainya seperti kata om Ezpeleta, “Kami sangat bangga menawarkan sejumlah negara untuk menjadi tuan rumah. Tapi, ada beberapa kebutuhan yang harus dipenuhi terkait fasilitas”. Tuh, kan.

Jadi…untuk menghadirkan MotoGP 2017 jalan masih panjang dan kerjasama semua pihak mulai dari pemerintah RI, pengelola sirkuit Sentul dan pecinta MotoGP supaya tidak menjadi WACANA tapi kenyataan, bukan hanya mimpi di siang bolong.

 

 

 

Categories: Flash News | 1 Comment

Tribute to Rossi dari Dainese Crew

Gak terasa sudah 19 tahun VR 46 sudah berkiprah di Grand Prix kuda besi. Mulai dari kelas 125cc di tahun 1996 sampai sekarang dengan rekor 9 kali juara dunia.

Yang unik adalah The Doctor ini gak pernah lho ganti baju balap, selalu setia dengan produk satu negaranya Dainese. Coba kalau waktu nunggang Ducati juara dunia, pasti mantaff tuh rasanya karena semua serba Italiano.

Btw, sebagai raa terima kasih atas kepercayaan The Doctor, maka Dainese membuat infografis karier The Doctor.

Keren abis broh…

THE-ROOKIE

Mudah-mudah tahun ke 19 partisipasinya The Doctor bisa memimpin di depan, di tengah menggilannya Baby Alien dan bangkitnya Ducati. Harusnya bisa karena The Doctor sudah pernah fight dengan Alien yang lain dan hasilnya masih lebih baik menang.

Test pertama akan dilalui The Doctor nanti malam di Qatar, semoga jadi ajang pembuktian The DOctor.

Categories: MotoGP | Leave a comment

Breakfast at Green Hill with SBOC

IMG-20150301-WA0001

Lama banget si DK off dari kegiatan SBOC, baik itu riding, kongkow-kongkow maupun ke … Kayaknya sudah setahun lebih deh, sampai badan ini rasanya dah gak uenak banget. Dua minggu lalu sih sudah mengajak ko Aseng tapi belum ada jadwal. Tiba-tiba semalam Argus yang CEO-nya SBOC ngirim message singkat “besok mau ikut nggak” tanpa dijelasin mau kemana. Karena sudah gatel mau riding bersama nya setelah terakhir riding bareng ke Padang, akhirnya di-iyakan aja daripada saham si DK di SBOC dijual.

Breakfast di Green Hill sudah menjadi acara wajib mingguan komunitas motor besar  Medan, sehingga kadang banyak yang gak kebagian tempat saking ramenya. Dan hari ini merupakan jadwal SBOC buat makan pagi di sana.

Seperti biasa waktu dan tempat kumpul masih sama “05.45 Sharp di SS Adam Malik”. Sharp-nya juga masih sama artinya bakalan molor bisa sampai sejam nih, hihihihihihihi….

Benar aja si DK sampai sana pun belum terkumpul lengkap jadi langsung ke “galon” buat nbgisi pertamax si DK. Info dari Argus sih sudah benar cuma si DK ke “galon” yang lain yang masih tutu, alhasil harus balik lagi, maklum tangki si DK dah tiris.

Sehabis tunggu-tungguan akhirnya rombongan pun segera gear up dan berangkat menuju Green Hill pukul 06.20 “sharp” dengan komposisi 2 CBR 1000 Fireblade, CBR 945, CBR600RR, FZ800, Hayabusa dan dua unit R25 total 8 unit yang berangkat hari ini. Seperti biasa RC abadi SBOC adalah Argus yang sudah terpilih secara aklamasi sejak awal terbentuk, hihihihihihihii….

 

IMG_20150301_063126

IMG_20150301_063037“Sharp”

Jalan dalam kota Medan yang mulai bangun tapi belum banyak kendaraan yang berlalu lalang, sedkiti tersendat di pasar Setia Budi, setelah itu lancar sampai di Pancur Batu. Dimana posisi si DK? Masih sama selalu di paling belakang, heheheheheheh, dah nasib kali ya.

Lepas Pancur Batu rombongan mulai terpecah dua, kepala rombongan dibawa si Argus sampai gak terlihat, waduh kayak gini caranya si DK harus ngejar nih. Maklum ini baru dapat teman riding yang sepadan, soalnya sayang banget jalan yang mendukung disiasiakan begitu aja. Langsung aja si DK buka grip gas dan knalpot meraung di rpm 7000-8000an, satu persatu dilewati. Jalan lurus maupun tikungan hajar trus walau sampai miring-miring. Ternyata cukup jauh juga terpisah ari rombongan depan dn akhirnya si DK bisa nempel RC, rasanya puas banget bisa riding sama Argus lagi hehehehehehehehe yang sebelumnya CBR-nya warna putih telur asin sekarang dah ganti jadi kuning.

Tak lama kemudian sampai di Green Hill KFC yang ternyata tutup jadi diputuskan untuk bergeser ke resto Sehati yang diputuskan setelah menunggu teman-teman yag lainyang tertinggal di belakang. Tiba di resto ternyata sudah ada beberapa motor yang tiba duluan dan sarapan yang ternyata kawan sendiri. Jadinya setelah berhahhahihi langsung dengan pesan makan.

 

IMG_20150301_075852

IMG_20150301_074226

 

IMG_20150301_074241

Menu diet di pagi hari

IMG_20150301_084442

Lumayan dibayarin CEO SBOC

Di resto pun tak lama karena harus segera turun ke Medan, ada acara yag harus dihadiri teman-teman di tengah hari. Jadi sekitar jam 08.30 langsung gear up dan ride back ke Medan. Posisi rombongan awalnya sih masih sama seerti pas berangkat, maklum mungkin karena masih belum panas. Tapi itu tak lama karena langsung mulai terpisah lagi, jadi sebelum ketinggalan jauh si DK langsung bereaksi mengejar si RC karena rombongan mulai terpecah. Jalan dari arah Medan-Brastagi sudah padat dengan kendaraan penumpang jadi mulai extra hati-hati, selain itu banyak juga pejalan kaki di sepanjang jalan, haddeehhh…

Akhirnya  sebelum masuk kota Medan si RC berinisiatif untuk berhenti menunggu rombongan yang tertinggal dan kesempata ini digunakan si Gun buat ber-selfie ria, hehehehehehehe…. Untung gak ada tempat penyimpanan di Hayabusa-nya kalo nggak pasti dah dibawa tuh tongsis-nya, ahhhaaii….. apa kata dunia kalau rider Hayabusa bawa tongsis pas touring.

 

IMG-20150301-WA0006

IMG-20150301-WA0002

 

Dari sini rombongan langsung ke “galon” SS Adam Malik sebelum bubar. Jam 10.10 tiba di sana, istirahat sambil ngobrol bentar kemudian bubar ke rumah masing-masing. Thanks guys for riding today…..

 

IMG_20150301_100729Finish point

Si DK sih kurang puas karena jalur yang pendek ari ini, pengennya sih agak panjang treknya supaya bisa puas full throttle. Gimana Gut kalau agak jauh untuk berikutnya?

 

 

 

Categories: Touring | Leave a comment

Si DK Goes to Banda Aceh with CBR Club Medan (part-2)

???????????????????????????????

 

Day -4 : 15 February 2015
Hari ini dimulai dengan bangun cepat karena driver akan menjemput jam 06.00 di parkiran pantai Ibohi jadi mau nggak mau mesti bangun jam 05.00 buat mandi. Lumayan mandi air panas di pagi hari, sementara juragan si DK pas mandi air panas maupun air dingin habis..bis. Pas cek ke receptionis ternyata belum ada yang datang, jadi terpaksa mandinya dilanjutkan pakai air galon Aqua. Mau tau caranya ? Rahasia dong, hehehehehehehe…..
Pas jam 06.00, beberapa orag yang juga akan check out sudah siap and sarapan sambil menunggu speed boat untuk mengantarkan ke titik penjemputan. Cuaca yang tenang, plus hari yang masih gelap membuat perjalanan semakin mantap aja.
Dari pantai Ibohi langsung menuju ke Balongan karena kuatir tidak kebagian tiket kapal cepat jam 08.00. Jam 07.00 tiba di pelabuhan dan langsung pesan tiket kapal cepat. Sambil menunggu waktu keberangkatan, juragan si DK masih sempat-sempat berfoto dulusambil membeli oleh-oleh khas Sabang juga.

IMG_0385Pelabuhan Balohan di pagi hari

Seperti sehari sebelumnya kapal cepat on time lagi plus cuaca cerah pasti merupakan perjalanan ang mengasyikan. Kalau sebelumnya menggunakan kelas bisnis maka perjalanan kembali ke banda Aceh menggunakan kelas VIP, tujuannya Cuma satu yaitu TIDUR. Dan ternyata berhasil tidur dengan sukses mulai dari berangkat sampai sandar di pelabuhan Ulee Lheue, gak tau ngorok atau nggak tuh.
Tiba di Ulee Lheue ternyata yang menjemput yaitu salah satu rekan kerja juragan si DK belum tiba sehingga dipakai buat beliau berburu batu dan brownies khas Aceh yaitu brownies kopi.

 IMG_0390 “Jangan main pegang, bayar dulu, bu…!!!!”

IMG_0389

“Berapa sih harganya…?”

IMG_0388“Enak kan rasanya kalau sudah bayar, hihihihih….”

Juragan si DK ini memang senang jadi objek foto sehingga di beberapa titik yang bagus pemandangannya pasti minta berhenti buat berfoto ria dulu, hadddeeehhhh……

IMG_0395

Tiba di rumah penitipan si DK langsung re-packing karena juragan si DK akan langsung pulang ke Medan dengan pesawat sore sementara si DK akan bergabung kembali dengan tim CBR Club Medan di hotel California, uuppsss hotel Parapat.
Jam 11.00 si DK tiba di hotel dan ternyata ini tim masih banyak yang belum mandi. Katanya sih semalam begadang and ngobrol dengan tamu anniversary yang lain. Ya udah, akhirnya semuanya segera bersiap untuk city tour Banda Aceh.

20150213_114210

Pas mau berangkat tiba-tiba juragan si DK telpon ngundang tim buat makan siang di pantai Lampuuk. Dasar sudah kelaparan, tanpa berpikir panjang dan mandi apa adanya tim segera bergera ke pantai Lampuuk. Karena kemarin sudah ke sana maka RC trainee #101 langsung bertindak sebagai RC. Sempat berputar-putar dalam kota dulu nyari jalan keluar yang akhirnya ditemani abang betor langsung ke pantai Lampuuk. Cuaca yag panas cukup menyiksa, untungnya gak ada yang pakai jaket jadi tidak terlalu panas, cuma di kulit terasa gosong. Pas jalur keluar kota jalan mulai sepi sehingga mulai grip gas dibuka walau belum full. Di saat lagi menimati rolling speed, tiba-tiba terlihat beberapa unit yang harus mengerem mendadak karena ada mobil double cabin yang akan berbelok ke kanan, hampiirr saja…

Ternyata yang namanya pantai Lampuuk itu adalah bentangan pantai berpasir putih yang panjang sekali dan memiliki beberapa pintu masuk yang berbeda. RC langsung membawa tim ke pantai yang sebelumnya menjadi tempat perayaan anniversary CBR Banda Aceh. Sementara juragan si DK dan rekannya sudah menunggu di bagian pantai yang lain, terpaksa harus berkoordinasi ulang deh kalau nggak gak bakalan ketemu.
Tiba di lokasi yang pertama kali dilakukan adalah memilih ikan untuk dibakar plus pesan kelapa muda, hehehehehehehehe…maklum sudah lapar. Sambil menunggu datangnya pesanan digunakan buat berfoto ria. Ini kayakny sedang mewabah mau laki atau perempuan yang penting foto-foto, selfie.
Pas pesanan datang langsung diserbu, tidak lupa diwanti-wanti harus makan yang banyak sekalian buat makan malam, hehehehehehehe. Jadi pada double makannya tuh, hehehehehehehe…. Apalagi Mbul, maklum kan tankinya juga besar plus harus selalu fit karena dia RC andalan tuh. Walaupun sudah dipaksain ternyata gak habais juga tuh pesanan, masih tersisa ikan setengah ekor, jadi Mbu berinisiatif buat membawa pulang ke hotel. Ide yang menarik, ikan dibungkus ke kantong kresek dan digantung di body protector dengan ekor ikan nongol kiwir-kiwir. Hahahhhahahaiiiii, smart idea, Mbul.

 

IMG_0396     20150215_141505Keindahan pantai Lampuuk

 

IMG_0398#99 menyiapkan ikan khusus untuk Mbul

 

IMG_0401Full team

Tak lama kemudian juragan si DK berpamitan karena mau ke museum tsunami sekalian lanjut ke airport. Semantra tim segera bergerak masuk kota mencari warnet buat memindahkan rekaman video GoPro ke hard disc.
City tour pertama adalah menuju museum Tsunami dimana hari minggu banyak orang yang berkunjung kesana. Dii dalam museum kita bisa melihat begitu dahsyatnya tsunami menghantam Aceh tanggal 26 Desember 2006. Selain itu juga disana ada peragaan bagaiaman terjadi gempa bumi, terbentuknya tsunami samapa sususna planet di tata surya. Tempat ini meruakan salah satu ikon kota Banda Aceh yang wajib dikunjungi saat berada di Banda Aceh.

20150215_190525

20150215_155813

Museum Tsunami dan nama-nama korban

Dari museum Tsunami tim segera bergerak ke PLTD Apung yang terdampar ke daratan, woow… PLTD Apung ini aslinya berlanuh di pantai dan hanyut dibawa tsunami lebih dari 6 km ke daratan, pas tsunami surut PLTD Apung ini terjebak di daratan dan dijadikaan monument untuk mengenang bencana tsunami di Aceh.

 

PLTD

20150215_171652

 

Tujuan berikut adalah masjid raya Banda Aceh utuk berfoto disana. Ternyata tim terpisah dengan Fredy yang salah jalan, hehehehehehe….jadinya setelah menunggu tanpa kepastian diputuskan untuk berfoto tanpanya di sini. Banyak warga kota yang berkinjung danduduk-duduk di taman menikmati sore hari, banyak juga anak kecil yang berlarian.

 

20150215_182115

Dari masjid raya tim segera bergerak ke kantor Gubernur Naggroe Aceh Darussalam untuk membuktikan bahwa CBR Cub Medan sudah sampai di Banda Aceh. Yang jadi masalah adaah tidak ada yang ngambil foto tim secar lengkap. Jadi harus menggunakan supaya bisa mengambil gambar seperti ini :

20150215_184747

20150215_184939

Sebelum kembali ke hotel tim memutuskan untuk ke secretariat CBR Banda Aceh untuk berpamitan dan pas tiba disana ternyata sepi. Jadi #99 segera berinisiatif menghubungi ketua CBR Banda Aceh yang kemudian menyusul ke lokasi. Setelah berbasa-basi sejenak, tim pun berpamitan dengan ketua CBR Banda Aceh sekalian minta maaf kalau ada yang salah selama ini, hiksss..hikkss..hikksss.

20150215_195450

Disaast semua lagi sibuk, ternyata ada kucing garong yang membaui ikan si Mbul dan berusaha menyolong tuh ikan. Untungnya si Mbul cepat tanggap, maka selamatlah tuh ikan dari jarahan kucing garong. Tapi untuk sekedar tahu aja kalau sebenarnya si Mbul dan kucing garong tuh sudah berteman lama kaleee, cuma nggak ada aja yang tau.

Masuk kembali ke hotel jam sekitar jam 20.00an dan sambil menunggu jadwal mandi akhirnya si Mbul dan #99 menghabiskan ikan yang hampir dicolong kucing garong itu, tak lama kemudian Freddy kembali dengan selamat di hotel membawa sekantong martabak. Asiiikkkk…. Sebenarnya kami semua kuatir terjadi sesuatu dengan Freddy, kuatirnya dia kena tangkap Satpol PP dan harus kena hukum cambuk, kan kasian sih Amsory. Kok bisa? Karena sudah ada kesepakatan diantara kami berenam, siapapun yang tertangkap dan mendapat hukuman cambuk atau rajam maka Amsory yang akan jadi jokinya menggantikan kami berlima. Kebayangkan betapa ketar-ketirnya Amsory menunggu dalam ketidakpastian karena Freddy gak pulang-pulang, bisa gak pake baju sebuan karena luka cambuk di punggung, hahahahahaaiiiiii….
Sebelum tidur tim sempat ketemu dan berbincang-bincang dengan undangan dari Jakarta, pas jam 00.00 tim pamit buat istirahat karena besok akan segera bergerak di pagi hari. Hoooaaaammm…….

DAY -5 : 16 February 2015
Jam 06.30 tim segera siap bergerak dimulai dengan berdoa. Posisi tidak berubah, hanya selama di dalam kota si DK yang menjadi pioneer dulu. Yang dilakukan pertama kali sesudahnya adalah mengisi full tank semua unit kemudian full throttle menuju luar kota. Jalanan masih sepi tapi banyak aparat yang berjaga-jaa termasuk Polisi Militer. Pas lepas batas kota, Mbul dan Mbel #101 segera beraksi, wwuusss….Si DK langsung berada diposisi paling belakang, menjaga jangan sampai gerobak bakso #99 terlepas tanpa diketahuinya, hihihihihihiihihi……
Sayangnya tak lama kemudian si Mbul RC member kode untuk berhenti dan ternyata ada sedikit masalah dengn foot step kanan. Dengan sigap #99 segera membukagerobaknya, lumayan nih mau dikasih bakso buat sarapan sambil nunggu si Mbul memperbaiki foot step nya, eee tauuya kunci pas dan tang yang dikeluarkan dari gerobak. Dari awal kirain kotak tempat simpan stok makananyang dibawa tak tahunya tempat simpan tools dan spare part. Haddeeeehhhh.
Disaat yang lain sibuk membantu #99 memperbaiki unit si Mbul, ada 2 oknum malah sibuk mencari kodok di sawah pas dekat situ. Ada-ada aja nih…

Pipis

 

Pas semua ready si Mbul segera beraksi sebagai RC, tapi seprtinya kurang lincah. Setelah diperhatikan ternyata tank bag nya yang berdiri melebihi wind shield sehingga mengurangi aerodinamika. Padahal sebelum berangkat sudah dikasih tau bawa baju seminim mungkin, ini malah baju buat pesta pun dibawa. Jadinya kelincahan berkurang banyak dah.
Check point pertama adalah Bireun untuk makan pagi, tiba di Bireun jam 09.00 adalah waktu makan yang pas. Sempat berputar-putar di dalam kota Bireun buat mencari tempat makan yang pas, pas ketemu langsung order makan seperti orang yang kelaparan, edddiiiaannn. Makan sih gak lama, yang lama adalah ngobrol dan cekakak-cekikik nya. Kalau macam ini terus kapan sampai Medan nih. Jadi tanpa membuang waktu lama tim segera bergerak dengan check point berikut di pompa bensin tempat berisirahat pas berangkat, lokasi yang sama lagi. Tiba disana ternyata ketemu teman dari Banda Aceh menggunakan skutik dalam perjalana ke Medan. Akhirnya istirahat bersama, masing-masing mencari posisi yang paling ueenak tenan buat tidur. Kali ini kawan yang hampir ditinggal tidur dengan was-was karena takut ketinggalan lagi.

20150216_123718Gak tidur, takut ditinggal

 

Setelah istirahat dirasa cukup maka tim segera bergerak lagi menuju check point berikut Lhok Semauwe jam 13.00. Kali ini semua merasa fit karena sudah makan dan cukup istirahat, jadi mulai lagi dengan full throttle. Gak terasa kota Lok Semauwe pun terlewati dengan jalanannya yang padt dengan kendaraan. Keluar kota Lhok Semauwe pun jalanan masih panjang dan hampir saja #101 mengalami insiden karena salah perhitungan mengikuti RC. Tim akhirnya berhenti di sebuah POM bensin utnuk calm down dan #99 memberi wejangan supaya lebih hati-hati lagi. Biasa, orang tua kan harus bijaksana dan bijaksini, ahhhaaaiii…..
Lhok Semauwe – Langsa mempunyai trek datar dengan aspal mulus jalan lebar jadi sayang kalau tidak menikmati rolling speed di sini. Beberapa kali terpaksa si DK harus seed kencang karena jika RC lupa dan speed konstan bikin ngantuk dan capek. Maunya sih full speed mumpung jalan mulus.

Tiba di Langsa Jam 16.10 langsiung masuk kota buat makan dan istirahat, seperti biasa kalau makan pas touring pasti over. Apalagi yang berbody sedikit XL seperti #66 dan #XXX pasti porsinya “agak’ besar dikit lah. Jadi makan porsi double di bakso solo Langsa kemudian tidur-tidur ayam sambil relaks dulu meluruskan punggung.

Jam 17.30 kemudian siap-siap bergerak menuju Medan dengan check point buat istirahat di Stabat. Kot Langsa dalam keadaan ramai banget dimana saat itu jam pulang sekolah plus jam pulang kerja sehingga agak tersendat, tapi setelah keluar dari kota jalanan kembali sepi. RC langsung tancap gas meninggalkan rombongan di belakang, ini karena efek porsi double tadi nih.

 

Sebelum memasuki perbatasan Aceh-Sumut rombongan bertemu dengan pengendara bebek liar dimana terlihat dari gaya riding yang grasak grusuk mengacaukan rombongan. Pas di suatu dimana si DK mulai kesal akhirnya memotong jalur bebek liar dan terkejut dimana ternyata rider membawa seorang anak kecil di depan tanpa helm. Karena rombongan udah agak di depan akhirnya bebek liar tadi ditinggal. Eeehhh, pas lagi antri karena jalanan padat, muncul lagi bebek liar dari belakang. Akhirnya si DK membiarkan nya bergabung dengan rombongan sampai di Stabat. #99 hampir kena serangan jantung juga seperti si DK karena melihat gaya sradak-sruduk bebek liar ini yang cukup membahayakan. Untung saja tidak terjadi insiden selama bersama tim. Pas tim berhenti di Stabat buat rehat, nih bebek liar ngacir terus entah kemana.

 

Jam 19.15 tim istirahat sambil mencari minuman dingin penambah energy “Heineken” buat si DK sambil membahas perjalanan dari Langsa tadi, sementara #99 berkomunikasi dengan panitia penyambutan di Medan sealian melaporkan kondsi tim. Informasi bahwa tim penyambutan akan menyambut kedatangan tim di depan Pekan raya Sumatera Utara Gatsu. Karena sudah ditunggu maka tim pun langsung memakai riding gear dan bergerak menuju Medan.
Jalan tidak ramai karenaa hari sudah malam, tidak terasa kota Binjai pun terlewati, kekuatiran tentang macet di kamung Lalalng pun pupus karena jam 21.00 semuanya lancar, sekan mengerti kalau tim sudah capek jadi dikasih jalan yang mulus.
Akhirnya 21.15 tim touring CBR Club Medan tiba di depan PRSU Gatsu dan disambut meriah oleh teman-teman CBR Club Medan dan CB Club Medan. Setelah bersalaman kemudian berdoa bersama dilanjutkan dengan sharing singkat tentang perjalanan mulai dari Medan sampai kembali lagi. Apa yang banyak diceritakan sih adalah cerita yang konyol dan lucu-lucu aja. Yang lain biarlah tetap menjadi rahasia.

 

20150216_222851Penyambutan di jalan Gatsu, rame juga ya

 

Sebenarnya banyak foto yang tersimpan di aipon si DK buat di share di sini, sayangnya aipon bermasalah dan semua memory di aipon tak bisa diselamatkan khususnya perjalanan pulang ke Medan.

Setelah touring ini tim juga berencana untuk touring ke Sibolga part-3 tapi sebelumnya mungkin akan balik lagi ke Sabang untuk berlibur dengan mobil berkonvoi. Ada yang mau ikut …?
See you in next touring, bro….

Categories: Touring | 1 Comment

Si DK Goes to Banda Aceh with CBR Club Medan (part -1)

???????????????????????????????

DAY 1 : 12 February 2015
Sesuai dengan rencana yang telah disusun bersama tim touring ke Banda Aceh dalam rangka 1st Annuersary CBR Club Banda Aceh dan KM 0 di Sabang on time. Yang meleset dari rencana adalah jam keberangkatan dimajukan lebih awal dari jadwal yang semula 05.00 menjadi 01.00, alasannya supaya keberangkatan bisa dilepas oleh pengurus dan member CBR Club Medan. Tapi alasan yang paling tepat adalah karena beberapa dari peserta touring yang mempunyai hobi begadang sehingga susah untuk bangun pagi…. Ada-ada aja nih alasannya..
Jam 23.45 dapat info bahwa yang mau touring sudah kumpul di titik start Ten Café yaitu ; Rudi, Andi Mbul, Amsory, Ade dan Freddy. Nah si Freddy ini dari awal gak ada di daftar peserta, tau-tau riding dari Siantar di pagi hari dan bergabung untuk berangkat ke Aceh. Jadi ada tambahan peserta selundupan bin surprise nih.
Si DK tiba di Ten Café menjelang tengah malam dan jadi surprise buat yang lain karena rencana awal si KT yang akan berangkat touring, tapi karena ada sesuatu hal yang tidak bias disebutkan maka diputuskan si DK lah yang berangkat daripada gak jadi touring. Itu pun setelah bertapa mencari wangsit 2 malam terlebih dulu….

 

Tim SbangCBR Club Medan Road to Banda Aceh

Tanpa banyak buang waktu tim dilepas oleh pengurus CBR Club Medan, yang kemudian diantar oleh beberapa member sampai ke Binjai. Kalau nggak salah sih ada yang diantar sama pasangannya, kalau nggak salah lho ya. Karena pakai acara berlinang air mata kayak pasangannya mau pergi perang aja, ahaaaiii….siapa tuh ?
Di Simpang Megawati (?) Binjai, tim bergerak langsung menuju Langsa pukul 01.15 sebagai cek point pertama, sementara tim pengantar balik arah pulang ke Medan. Posisi tim adalah Mbul #66 (CBR 250)bertindak sebagai Road Captain, diikuti Ade “Dedak” #106 (CBR 150 New) sebagai Road Captain Trainee, Amsory #xxx (Ninja 250 FI), Freddy #2 (CBR 250 old), Rudi #99 (CBR 250 Gerobak Bakso), dan terakhir si DK #111 (CBR 250 modif abis) ketinggalan di belakang.

20150212_051648

Road Captain dan Trainee-nya

Jalanan Medan – Langsa ternyata sekarang mulus tidak banyak lubang atau kualitas aspal jelek, berbeda dengan kondisi saat si KT gak jadi touring ke Sabang tahun 2013. Rolling speed berkisar di 100-110 km/jam karena beberapa kali bis dan truk dari arah Aceh menggunakan lampu yang menyilaukan mata ditambah kondisi ban #99 yang sedikit bermasalah di tikungan jadi tak bias dipaksa demi keselamatannya sendiri. Kalau kehormatannya gak jamin deh….
Tak terasa Stabat dan Pangkalan Brandan pun dilewati dengan catatan Road Captain selalu bingung tiap kali ketemu persimpangan. Mungkin karena baru pertama kali jalan kea rah utara, hihihihihihihihi…..Untungnya dia selalu mengambil keputusan yang benar. Di Simpang Kuala tim beristirahat muluruskan tulang belakang, kasian liat stamina yang muda-muda nih, baru jalan segitu dah minta istirahat. Bagaimana mau touring ke Bali tahun depan nih.
Tiba di Langsa sekitar pukul 03.00 karena kondisi akhirnya diputuskan untuk istirahat dan pas lewat pom bensin langsung mutar balik dan istirahat di sana. Niatnya sih tidur karena terlihat dah kecapekan n butuh tidur, eeehhh giliran mau tidur malah gak jadi. Yang ada malah ngobrol cekakak cekikik sampai pagi sambil nunggu pom bensin buka jam 06.00

20150212_041042Niat tidur gak kesampaian

20150212_051523

Pura-pura tidur nihh…

Jam 06.00 semua unit antri buat ngisi tangki full langsung ngegas menuju Lhok Semauwe. Posisi riding masih tetap tidak berubah karena memang si Mbul sudah terbiasa menjadi RC, hanya saja satu kelemahannya yaitu pasti berhenti di setiap perempatan. Kuatir dulu RC ini anak perempatan jalan atau suka nongkrong di sana, hehehehehehehe….. Keluar dari Langsa nggak terasa naga di dalam perut sudah mulai protes sehingga untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan maka segera menepi buat makan pagi. Jadi bukan hanya tangki sepeda motor motor yang diisi di pagi hari, rider nya juga.

20150212_080240

 

BreakfastMenu sarapan

Kondisi jalan menuju Lhok Semauwe yang mulus memaksa RC plintir grip gas diikuti yang lain dengan teratur, speed terpantau di kisaran 130-145 km/jam. Hanya saja beberapa kali ketemu kondisi aspal yang bolong-bolong kecil sehingga harus reflex menghindar. Ada beberapa kali terlihat lubang jalan dihajar karena tidak sempat menghindar, abis dalam kondisi high speed tahu-tahu ada lubang di depan, bluukk…!!! Masuk jebakan batman.

 

Jam 10.00an kota Lhok Semauwe terlewatkan tanpa berhenti menuju check point Bireaun. Ini stage yang melelahkan dan membahayakan karena masih kekenyangan membuat ngantuk mudah menyerang, mata gak bisa terbuka maksimal karena kena sinar matahari efek dari kurang tidur. Setelah membuat banyak hand signal yang sulit dimengerti tapi intinya harus segera istirahat, RC yang lincah ini langsung mengarahkan ke pom Bensin di luar kota Bireun yang kebetulan mempunyai tempat istirahat khusus. Tanpa banyak cakap semunaya ambil posisi tidur dan langsung terlelap kecuali satu orang yang sibuk berkomunikasi menggunakan hp.

Jam 12.30 semua bangun dan siap-siap sementara yang tadi sibuk berkomunikasi masih terlelap dengan nyaman dan tidak bangun-bangun. Semua riding gear siap dan langsung nyalakan unit, hasilnya yang tertidur langsung lompat terkejut dan hampir nangis takut ditinggal. Hanya karena kasihan dan gak tega aja sehingga semua menunggunya bersiap-siap, padahal rencana awal sih akan ditinggal dan baru dijemput lagi pas pulang ke Medan.

Memang aspal sepanjang Aceh mulus banget yang mengakibatkan grip gas selalu high position sepanjang jalur menuju Banda Aceh. Cuaca panas tak berawan tidak terlalu menggangu selama perjalanan karena semua enjoy menuju Banda Aceh.

 

?????????????

 

Sebelum masuk ke jalur Seulawah yang aduhai jalurnya tim sempat melewati kerumunan orang di jalanan menyaksikan kecelakaan tunggal mobil travel yang nyungsep ke sawah. Posisi yang aneh dari mobil tsb dimana buntutnya nancep di tiang listrik dengan posisi di atas seperti lagi nungging, kepalanya nancep di sawah. Jadi agak sulit memperkirakan bagaimana kecelakaan terjadi.

 

Jalur Seulawah yang berkelok-kelok menanjak dengan jalan yang lebar ditambah pemandangan indah di sore hari membuat RC agak menurunkan kecepatan untuk menikmati perjalanan, tapi menurut penerawangan si DK dari belakang terlihat jelas kalau si RC ini dah capek, lapar dan ngantuk. Walaupun demikian pas ada jalur lurus diikuti tikungan tidak disia-siakan untuk aksi mereng-mereng sampai terdengar suara “krrrssskkk” dimana gerobak bakso #99 beradu dengan aspal., cieeeee……

 

Pas dipinggir jalan ada saung tempat istirahat langsung berhenti untuk istirahat sambil menikmati es kelapa muda dan diskusi tentang kecelakaan tunggal tadi. Banyak teori yang disampaikan tentang bagaimana sampai mobil travel bias dalam posisi demikian. RC juga memberikan pengakuan kenapa tadi agak menurunkan speed karena untuk mengimbangi gerobak bakso, tapi seperti biasa itu hanya sebuah alasan saja. Terbukti setelah menghabiskan es kelapa muda dan camilan, RC langsung leading meninggalkan si DK dan gerobak bakso di belakang. Terpaksa dua old cracks ini harus mengejar dengan susah payah, haddeehhhh….. Katanya kasian liat gerobak bakso yang kepayahan.

 

20150212_160928

Sebelum masuk ke kota Banda Aceh, tim penjemput sdari CBR Banda Aceh sudah menunggu di patung pesawat buat konvoi ke secretariat CBR Banda Aceh sekitar jam 16.30. Tim sempat istirahat sebentar untuk leyeh-leyeh dan perkenalan terlebih dahulu, beberapa member CBR Banda Aceh sempat mengira si DK itu CBR600RR, mereka sempat gak percaya kalau si DK itu CBR250R yang sudah modif abis walau sudah dijelasin berkali-kali.

 

20150212_172758Penyambutan di batas kota Banda Aceh

 

Dengan konvoy bareng akhirnya tiba di secretariat CBR Banda Aceh di dekat masjid raya dan disuguhi kopi khas Aceh, si DK tetap dengan minuman favorit the manis panas. Acara selanjutnya adalah berkenalan dengan member CBR Banda Aceh yang lain sambil berunding mau beristirahat dimana, hotel atau akomodasi yang disediakan CBR Banda Aceh.

 

KopiKopi khas Aceh, harum….

 

20150212_181320

 

Tim memutuskan untuk istirahat di hotel Parapat agar tidak merepotkan pihak tuan rumah yang akan menyambut undangan yang lain dalam rangka 1st Anniversay mereka. Check in jam 20.00 langsung masing-masing memiliih kamar buat istirahat. Seperti biasa maunya istirahat malah yang ada malah ngobrol dan bercanda sambil review perjalan siang tadi. Banyak adegan dan foto yang akhirnya harus disensor karena mengandung unsur +18 tahun. Setelah ber hahaha-hihihi, juragan si DK akhirnya tiba di hotel karena kebetulan lagi berdinas di Sigli dan Banda Aceh sehingga si DK harus pindah ke Pade Hotel dengan juragan si DK, jadinya honeymoon lagi deh.
Day 2 : 13 February 2015
Si DK segera meluncur ke hotel Parapat untuk bertemu dengan tim karena planning hari ini adalah city tour Banda Aceh. Sampai di hotel ternyata masih belum siap-siap, bahkan terlihat sisa-sisa kegiatan semalam, hahahahahahaiiii……

20150213_094352Akibat sekamar dengan lawan sejenis….

 

Ternyata planning city tour berubah karena info ferry ke Sabang jam 14.00 di hari jumat, diputuskan untuk segera ke Sabang mengunjungi titik km 0, kemudian kembali ke Banda Aceh besok pagi dengan ferry pertama untuk anniversary CBR Banda Aceh. City tour direncanakan hari minggu dan senin ride back to Medan. Sekitar 12.00an tim segera bersiap-siap ke pelabuhan Ule Lhue mengejar ferry ke Sabang.

 

IMG_0302Ferry menuju ke Balohan

 

20150213_124852

Ternyata tidak sesuai janji, ferry molor sampai jam 16.00. Sambil menunggu Amsory yang pecinta batu akik berburu batu di sekitar pelabuhan. Dia pengen masang batu akik di setiap jarinya karena ingin dijuluki “Lord of the Rings”. Sayangnya dia lebih sering ketipu kalau beli batu yang katanya batu mahal dan indah taunya cuma batu kali yang dimasak, haddeehhhh again….

IMG_0345Batu mentah sebelum diolah

IMG_0297Batu setelah diasah nih, awas jangan ketipu…

20150213_123202

20150213_162116Bergaya dulu sebelum boarding ke ferry

Si DK di Ulee LheueSi DK sah sampai di Ulee Lheue

Karena sebagian besar belum pernah ke Sabang, maka sebelum naik ferry tim diberi petunjuk cara mudah untuk mencapai Sabang tanpa kuatir kesasar yaitu mengikuti petunjuk sepanjang jalan mulai dari pelabuhan Balohan ke km 0 dimana sepanjang jalan ada papan petunjuk mulai dari 9,8,7 dst. Jika sudah mencapai petunjuk menunjukan angka “0 “ berarti sudah tiba di km 0. Tapi jika mendapat petunjuk -1 berarti sebentar lagi kecebur laut. Tak lama kemudian Jam 16.00 akhirnya ferry bergerak menuju Balohan membawa 5 member CBR Club Medan menuju km 0, Sabang sementara si DK kembali ke hotel karena besok baru ke Sabang menyusul dengan juragan si DK.

 

 

20150213_175810

20150213_183248Narsis dulu di ferry

   20150214_003934

Dua merpati yang sering ingkar janji ?

 

20150214_004350

 

 

20150214_004841Enjoy Sabang

 

DAY 3 : 14 February 2015
Kapal cepat dari pelabuhan Ulee Lheue jam 08.00 menuju Balohan jadi setelah sarapan langsung menuju ke rumah teman buat nitip si DK dan diantar ke pelabuhan untuk menyeberang ke Sabang. Karena datang hari masih pagi dan loket tiket belum buka sehingga dipakai untuk melihat-lihat keadaan pelabuhan. Bahkan juragan si DK masih sempat melihat-lihat batu akik yang dijual. Kayaknya lagi booming nih koleksi batu….

IMG_0285

IMG_0290
Kapal cepat betul-betul on time dan pas 08.00 langsung lepas tali dan berangkat, tumben ya. Laut yang bersahabat membuat perjalanan pun menyenangkan, pas 45 menit kapal cepat bersandar di Balohan.

 

20150214_151001Kapal cepat menuju Balohan

IMG_0316

IMG_0318Welcome to Sabang Island

 

Ternyata mobil jemputan sudah menunggu untuk mengantar ke km 0 dan ke Ibohi Resort. Tidak ada kontak sama sekali dengan tim dan mereka pun tidak terlihat di pelabuhan. Kayaknya masih menikmati suasana Sabang nih. Atau jangan-jangan mereka kecebur laut karena kebabalasan mengkuti petunjuk “-1”.

Di beberapa tempat sempat berhenti buat foto-foto, maklum juragan si DK paling doyan kalau jadi object kamera.

IMG_0299

IMG_0328

IMG_0332

IMG_0326
Dari Balohan diantar driver langsung ke km 0 berharap masih bias ketemu tim CBR Club Medan, tapi sayangnye dari informasi mereka sudah menuju Balohan. Ya sudahlah, apa mau dikata akhirnya bersama juragan si DK foto-foto di km 0 yang dalam proses renovasi.

IMG_0341

IMG_0338

 

 

IMG_0348

 
Dari km 0 driver kemudian mengantar ke Ibohi Resort yang lokasinya tidak begitu jauh, hanya saja dari lokasi parkiran mobil harus dijemput dengan speed boat. Lokasi resort yang lumayan terpisah dari jalan raya membuat suasana resort sepi plus belum peak season holiday sehingga hanya bertemu segelintir orang di hotel. Good place for holiday.

              IMG_0358  Transportasi menuju Ibohi Inn Resort

 

IMG_0366

IMG_0365Ibohi Inn Resort Jetty area

 

IMG_0377

IMG_0367Good place for relax

 

Sehabis istirahat dan makan siang acara selanjutnya adalah snorkeling di pulau Rubiah. Keasyikan mengambil video bawah laut sampai tidak sadar kalau battery camera dah mati kehabisan power, hadeeehhh padahal lagi seru-serunya yang mana ikan terlihat bersahabat dan mau mendekat untuk diambil gambarnya. Terpaksa deh harus kembali ke hotel di seberang buat charge camera dilanjutkan dengan snorkeling di jetty Ibohi Resort sendirian.

 

IMG_0364Rubiah Island

?????????????

IMG_0380

?????????????

Puas snorkling langsung bersih-bersih dilanjutkan dengan jalan-jalan ke kota Sabang buat mencari souvenir dan makan malam dengan menu mie kocok khas Sabang, nyaam…nyaammm…nyaaaammm….

Bagaimana dengan ti CBR Club Medan ? Kegiatan pertama di pagi hari adalah snorkling. Tanpa pakai sarapan langsung nyebur-nyebur menikmati suasana laut pantai.

 

20150214_102231   20150214_102408Master snorkling nih

 

Setelah puas main air kegiatan berikut adalah menuju ke titik 0 dimana ini merupakan misi utama touring kali ini yaitu menancapkan bendera CBR Club Medan di tugu km 0. Sayangnya karena lupa membawa tiang buat bendera kahirnya bendera hanya dipegang saja. Tapi biarpun demikian terlihat semuanya puas karena akhirnya menginjak titik O dan mencapai target touring kali ini.

20150214_090420

Dari titik km 0 kemudian tim segera bergerak ke Balohan untuk segera menyeberang ke Banda Aceh untuk menghadiri anniversary CBR Banda Aceh.

20150214_130931

20150214_125820Never say goodbye…

 
Sesampainya di Banda Aceh tim dijemput anggota CBR Banda Aceh untuk dibawa ke lokasi acara Anniversary  di pantai Lampuuk yang kemudian perwakilan CBR Club Medan menyerahkan piagam selamat anniversay ke ketua CBR Banda Aceh. Setelah makan malam tim kemudian kembali dan beristirahat di hotel California aka hotel Parapat.

 

20150214_173332  20150214_173502Foto bersama CBR Banda Aceh

20150214_174721

 

20150214_175043

 

 

20150214_175746

continue to part-2

Categories: Touring | Leave a comment

Si KT Goes to Sabang, Again….

Ini adalah sekuel ketiga dari planning ke Sabang dengan si KT setelah edisi pertama Denpasar – Medan batal otomatis karena keluarga harus bermigrasi dari Denpasar ke Medan. Edisi kedua adalah untuk memenuhi edisi pertama yang akhirnya batal juga seperti di sini.

Akhirnya ada juga edisi ketiga yang rencananya akan dilaksanakan tanggal 12-16 February 2015. Kok bisa ya, padahal ijin touring tunggal sudah dicabut akibat accident dengan si DK di Jambi.

Adalah CBRClub Medan yang diundang untuk menghadiri 1st anniversary CBR Club Banda Aceh tanggal 14 February 2015. Untuk mengakali ijin touring maka sekalian deh ikut ke Banda Aceh dengan CBR Club Medan, hehehehehehehe….

“Yuuupppiiieee……”

Saat ini si KT masih dalam persiapan karena lama di gantung di dinding garasi sampai berdebu. Jadi harus dipanasin dulu, dicek dsb supaya sehat di hari h-nya n gak malu-maluin.

Koordinasi dengan pentolan touring CBR Club Medan #99 dah dilakukan beberapa minggu sebelumnya, terdengar info 97 unit CBR Club Medan ready to go to Banda Aceh, tapi seperti biasa banyak yang akan rontok di jalan. Sampai hari ini yang confirmed 5 peserta : #99 Rudi, #101 Ade, #111 si KT dan #47 I’m sorry. Sedangkan yang masih ditunggu kepastiannya adalah #73 Naek dan #120 Anton. Mudah-mudahan semua bisa ikut biar rame.

Yang jelas touring kali ini si KT pasti nginjak km 0 di Sabang karena ada beberapa hantu touring CBR Club Medan. Jadi siapa takut, hehehehehehehe…..

Jalur yang akan ditempuh adalah jalur pantai timur Sumatera : Medan – Binaji – Langsa – Lhoksemauwe – Sigli – Banda Aceh – Sabang pp. Berharap jalanan yang mulus sepanjang perjalanan.

So guys, ready for rock and roll….?

Categories: Touring | 1 Comment

Create a free website or blog at WordPress.com. The Adventure Journal Theme.

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.