Sunday Riding : “Tongging”

Ahhh..rasanya dah lama gak jalan jauh dengan si DK. Pengen kalee mau riding mumpung bisa, jadi coba kontak Argus sang president SBOC yang mungkin punya jadwal riding di hari Minggu. Pucuk dicinta ulam tiba,  SBOC ada jadwal ke Tongging hari minggu pagi. Pas banget…pas mantepp!!!

 

 

Ternyata sunday riding kali ini hampir batal karena hujan di pagi hari. Pas bangun dan lihat chat di group S.B.O.C pada pesimis bisa jalan, hujan deras di beberapa tempat wala akhirnya the show must go on.

Formasi kali ini adalah 3 unit CBR1000RR, 1 unit R1 dan Hayabusha, 2 unit CBR600RR, 1 unit R25, dan 2 unit NMax.


Dan  karena berangkat nya yang agak telat sekitar 06.30 jadinya jalanan sudah padat dengan berbagai kendaraan  mulai dari dalam kota sampai Pancur Batu. Lepas dari situ baru lalu lintas agak mending sepi tapi tetap harus extra hati-hati. Walau demikian si DK tetap bisa diajak  rolling speed buat nyaingi CB1000RR Road Captain sejati serta Hayabusha dan R1.

Check point pertama unjuk re-grouping sambil menunggu yang lain di Green Hill. Dan ternyata group belakang termasuk NMax tidak tertinggal jauh, edan juga nih rider NMax Eko n Richard bisa nempel terus kayak prangko.


Dari GH diputusin singgah dulu di Sehati resto buat sarapan nipu cacing yang mulai protes keras. 

 

Menu standard touring “dimana dan kapan aja” : nasi dan dua telor plus teh manis

 

Sebelum ngantuk karena perut kenyang robongan langsung bergerak menuju Tongging, hehehe..

Rute Brastagi  – Merek yang bervariasi sangat memuaskan karena jalanan sepi yang lurus diselingi kelokan. Beberapa kali lutut hampir gesekan dengan aspal tapi masih sayang sama lutut deh.   Disini baru terasa NMax gak bisa nempel, ditinggalkan jauh. Jadinya saat tiba di Merek harus berhenti nunggu duo NMax dulu, kuatir kesasar dan hilang anak orang. Lumayan lama nunggunya sampai habis satu batang rokok kalee, haddeehh….

Nunggu NMax dulu ahh…

 

 

Dari Merek menuju pertigaan Tongging kondisi jalanan juga menarik,  gas pooll rasanya gak ada abis, belum lagi tikungan mirip parabola, mantaff abis. Puas banget deh pokoknya.

Dari pintu gerbang menuju Tongging jalanan menurun yang cukup curam dengan belokan  patah tajam (kalau di MotoGP namanya tikungan hairpin). Belum lagi aspal yang terkelupas pas di tikungan, kalo gak hati-hati pasti ndlosor cium aspal rusak.

Sampai di check point Tongging, ternyata baru Hayabusha dan Road Captain serta ko Aan dengan CBR1000RR. Yang lain ke mana? Nunggu lama sampai hampir jamuran bahkan sudah berpikiran ada yang ndlosor.  Haddeeehhhh..
Daripada nunggu dalam ketidakpastian mending langsung order makanan biar gak banyak buang waktu nanti.

Memang akhirnya muncul rombongan touring dengan informasi bahwa mereka selfie dulu, gak sopan nih bikin ketar-ketir. Katanya sih ada yang jatuh bego, gak usah disebut banana lah. Kayaknya lagi keasyikan selfie sehingga gak sadar kalau NMax nya nylonong sendiri (jalanan menurun pas parkir)  dan jatuh. Yang parahnya, si kawan satu lagi bermaksud menolong temannya, ceritanya mau jadi pahlawan nih (kan ada yang dibonceng, cie..cie…!!!). Hasilnya adalah NMax nya juga jatuh karena masalah yang sama. Makanya…kalau mau parkir NMax di jalanan menurun masukin dulu persneling-nya biar gak jalan sendiri tuh motor, hahahahaiii….

 

 

 

 

Laporan dulu abis Nmax incident

 

Tongsis in action

 

 

Sampai di Tongging pun acara selfie masih berlanjut sambil nunggu makanan dihidangkan. Ampun deh….

 

 

 

 

 

 

 

 

Menu sederhana

Dua sahabat lama

 

Puas makan dan istirahat sebelum ngantuk menyerang rombongan langsung ride  back ke Medan dengan aman.

 

 

Categories: S.B.O.C, Touring | Leave a comment

Mission Impossible Again, Mr. VR46 ?

Pasca gagal total di Assen 3 Minggu lalu, VR46 datang ke MotoGP Jerman dengan rasa optimis walau ada  sedikit keraguan mengingat sejarah yang tidak bersahabat dengan motor Yamaha. 

Sirkuit Sachsenring adalah circuit milik Honda karena Honda yang merajai berapa tahun terakhir dengan Pedrosa (2011, 2012) dan Marquez (2013-2015). The Doctor di podium teratas tahun 2002 saat masih bersama Honda 2002, dan dengan Yamaha 2006, 2009. JL99 hanya sekali tahun 2010. 

Tapi rasa optimis the Doctor berubah setelah melakukan free practice kemarin. Mimpi buruk buat rider Yamaha…bahkan jika cuaca masih hujan maka akan menjadi mission impossible bagi the Doctor buat start dari front row besok. 

Banyak factor membuat rider Yamaha kesulitan termasuk the Doctor yang sudah berpengalaman. Ban Michellin asimetris khusus yang  tidak cocok dengan riding style dan YZR-M1, cuaca hujan (bukan rain master) membuat terlempar dari 10 besar free practice.   

Artinya mission impossible VR46 akan dimulai nanti malam sejak free practice 3. VR46 sendiri berharap besok agak cerah sehingga bisa mendapatkan hadir yang terbaik untuk memangkas Jalan point dengan JL99 dan MM93.

  

Categories: MotoGP | Leave a comment

Confirmed MotoGP Sentul 2017 “BATAL !!!”

Edisi mimpi untuk menonton VR46 membalap di Sentul  tahun depan pupus sudah dengan dikirimnya surat cinta dari Dorna ke Menpora.   
Alasan pembatalan adalah karena tidak dikirim master plan   yang tidak dikirim pihak pengelola Sentul. Haddeeehhh, kak gak niat sih baik  pihak Sentul maupun Kemenpora.

Untungnya Dorna terlihat tertarik dengan rencana circuit di Sumsel dengan catatan harus segera mengirim master plan dan list object wisata yang dekat dengan circuit yang akan dibangun. Wahhh….ada PR yang harus dikebut oleh Pemda Sumsel jika ingin menghadirkan MotoGP di Indonesia tahun 2018.

Kalau boleh iri, seharusnya kita iri dengan circuit Sepang dimana status kepemilikan Sepang adalah milik pemerintah Malaysia. Artinya pihak pemerintah mendukung sirkuit motorsport walau peminat motorsport Malaysia sangat sedikit. Sementara pengiriman motorsport di Indonesia sangat bejibun tapi dukungan pemerintah sangat kurang. Akibatnya setiap gelaran MotoGP di Sepang selalu penggemar MotoGP Indonesia yang mendominasi. Kapan nih pemerintah bangun dan sadar akan hal ini ya? Sehingga devisa tidak dibuang ke Malaysia setiap tahun ???

Akankah seperti ini terus terulang setiap tahun?
Yang jelas tahun depan gak bisa nonton VR46 di Sentul, hiksss….hiksss….

Categories: MotoGP | Leave a comment

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1437H

Selamat merayakan hari Idul Fitri 1437H buat teman-teman yang merayakan. “Bahwa kita memaafkan orang lain bukan untuk mereka melainkan untuk diri kita, maka jangan pernah segan dan malu untuk sekedar memaafkan”

 

Categories: Others | Leave a comment

The History of CBR600RR

 

Sedih rasanya pas tau kalau CBR600RR, gen-nya di DK akan disuntik mati oleh Honda tanpa ada seri pengganti…padahal R6 dan ZX6 akan facelift habis-habisan tahun depan. Haddeehhh….

Tapi daripada bersedih hati dalam ketidakpastian yang tidak berkesudahan lebih baik kita melihat sejarah lahirnya CBR600RR sampai bisa jadi fenomenal di dunia per-bikers-an.

Inilah kisahnya…..(teng…teng….teng….. -kayak di pilem-pilem itulah)

Alkisah pada jaman dahulu…telah lahir salah satu CBR Honda yakni CBR400F3 Endurance tapi hanya untuk pasaran terbatas Jepang  atau JDM only dan kurang dikenal dunia.

CBR400F3

Kemudian lahirlah CBR600 Hurricane  di tahun 1987 dan dianggap sebagai tonggak lahirnya Honda CBR series karena Hurricane ini diproduksi dan dilego ke seluruh dunia dengan sodaranya CBR1000.

Boleh dibilang CBR600 Hurricane ini adalah motor sport middleweight pertama Honda yang menggunakan mesin Inline-Four, Liquid-Cooled & Full-Fairing dengan fairing yang membalut hampir seluruh bagian motor dan melahirlah jokes di kalangan penggemar nya “That’s Why It Called Full-Fairing !“. Si Hurricane ini mampu memuntahkan tenaga hingga 85 HP dengan 59 Nm, termasuk yang galak di jamannya.

CBR600 Endurance

CBR600Hurricane

Mau tahu suksesnya si Hurricane ini di pasaran? Saking fenomenalnya sampai American Motorcyclist Association membuat kelas balap khusus Supersport 600cc untuk menampung Hurricane enthusiastic.

Dan pada tahun 1990 Honda akhirnya merubah nama CBR600 Hurricane menjadi CBR600F yang lebih fokus di pengembangan mesin (peningkatan power lebih dari 10hp dibanding sebelumnya) yang membuatnya sulit terkejar di jalanan maupun di track.

12Nov_CBR600-Evolution_02_gallery_large

CBR600F

 

Pada tahun 1991, Honda akhirnya melahirkan CBR600F2 sebagai pengganti CBR600 Hurricane dan CBR600F yang disambut dengan luar biasa di seluruh dunia dan menjadi fenomenal berkat perpaduan antara performance dan kenyamanan. Boleh dibilang CBR600F2 ini lebih ringan, kompak, cepat dan lebih bertenaga di kelas middleweight yang pernah dibuat.

12Nov_CBR600-Evolution_03_gallery_large

CBR600F2

Pada tahun 1995 Honda memperkenalkan CBR600F3 untuk mengganti CBR600F2 dengan beberapa feature yang baru seperti dual ram-air intake, modifikasi engine dan rekalibrasi suspensi dan juga rem yang lebih besar.

12nov_cbr600-evolution_04_gallery_large

CBR600F3

 

Pada tahun 1999, CBR600F4 lahir dengan tambahan frame alumunium, rem yang lebih mumpuni dan engine yang lebih baik.

1999 CBR600F4

CBR600F4

 

 

Tahun 2001 CBR600F4 mengalami major change yaitu menjadi motor injeksi dengan teknologi PGM-FI atau program injection sehingga pengkodean juga berubah menjadi CBR600F4i. Selain iyu uga ada penambahan “new electronic digital ignation”, dual-stage ram-air intake tract, sistem knalpot yang baru. Dengan semua perubahan ini membuat tenaga meningkat sekitar 5 persen dari semua CBR yang menggunakan empat silinder segaris.

12nov_cbr600-evolution_06_gallery_large

CBR600f4i

 

Tahun 2003 kembali terjadi major change pada CBR600F4i dimana teknologi MotoGP diusung secara lengkap dan dicekoki ke dalam CBR600F4i. Teknologi MotoGP yang diadopsi adalah dari motor Honda RC211V dan namanya pun berubah menjadi CBR600RR yang bisa diartikan ready for the race ataupun race replica.

12nov_cbr600-evolution_07_gallery_large

CBR600RR

 

Pengalam di race track membuat Honda kembali membuat major change di tahun 2005 pada CBR600RR dengan sudut yang semakin tajam, lebih aerodinamic, perubahan pada sasis yang lebih “fashioned bodywork, menggunakan alumunium yang baru pada frame, swing arm dan shock belakang. Makin keren aja nih….

12nov_cbr600-evolution_08_gallery_large

Pada tagun 2009 menanamkan sistem ABS yang didisain untuk motor supersport. Mesin dan sistem pembuangan megalami sedikit oprekan untuk meningkatkan power, monoblok empat piston pada rem depan, juga bodywork yang baru yang lebih terlihat ready race.

12nov_cbr600-evolution_09_gallery_large

Tahun 2010 lahir lah grafis si DK.

 

Di 2013 CBR600RR mengalami minor change dengan meniru desain honda MotoGP racing program dengan lebih aerodinamis, lebih mudah handling, penimgkatan wind deflection yang membuat pengendara semakin nyaman.

2017….CBR600RR akan dimatikan oleh Honda, discontinue tanpa type pengganti. Jadi sekarang saatnya order CBR600RR sebelum kehabisan.

 

RIP HONDA CBR600RR

 

 

 

 

 

 

 

 

Categories: Others | Leave a comment

Happy Mudik 2016

 

 

Categories: Others | Leave a comment

Adios CBR600RR

Tiada hujan atau angin apalagi gempa bumi tiba-tiba disuguhkan berita tentang CBR600RR tidak akan diproduksi lagi aka. discontinue. Hikss..hikss…hikss… “Salah satu “the Legend” Honda akan jadi barang antik, termasuk si DK, haddeeehhhh…..

 

 

Kok bisa ya? Ternyata banyak faktor kalau mau kita telusuri kenapa Honda sampai memutuskan untuk discontinue sang legenda. Yang pertama adalah diberlakukannya regulasi Euro IV untuk standard emisi dan kebisingan pada 1 Januari 2017. JIka harus meriset ulang untuk memenuhi standard Euro IV rasanya akan menghabiskan biaya yang besar.

 

Selain itu faktor penjualan yang mengalami penurunan di Eropa dimana jika dibandingkan dengan CBR600F yang laris 4500 unit setiap tahun, maka tahun lalu saja CBR600RR hanya laku 150 unit. Jomplang banget yaa… Apalagi dibandingkan dengan kompetitor yang sekelas di Supersport, CBR600RR dah kalah bersaing dari sisi features dan teknologi. Dari tahun 2009 rasanya teknologi yang disematkan rasanya gak berubah, tak ada teknologi traction control dsb, sehingga penggemar supersport beralih ke kompetitor.

 

 

Adakah pengganti CBR600RR ?

Sampai saat ini dari Honda tidak ada informasi tentang type pangganti, dan kayaknya Honda akan lebih fokus ke CBR1000RR Fireblade di kelas superbike.

 

 

Akankah CBR600RR ini  senasib dengan CBR400RR juga?

Categories: Flash News | Leave a comment

Welcome MotoGP Assen 2016

Assen 6

 

Libur 3 minggu setelah balapan seri Catalunya tentu membuat rider kembali fresh menjelang balapan di sirkuit Assen, Holland.

Assen 8

 

Balapan di Assen yang biasanya dilangsungkan pada hari sabtu maka sejak tahun 2016 ini akan dipindah ke hari minggu. Jadi seri ini merupakan balapan motogp pertama yang berlangsung di hari minggu sejak dimulai pertama kali tahun 1926.

Kenapa dulu balapannya di hari sabtu ya? Ternyata, dulu penduduk Assen merupakan penganut Kristen Protestan keras yang melarang semua aktifitas di hari minggu, karena hari minggu adalah hari beribadah yang tidak boleh diganggu dan terganggu.

Sekarang kok boleh ya? Ternyata pihak sirkuit telah melakukan penelitian panjang terhadap penggemar balap di Belanda. Akhirnya diputuskan, cara terbaik agar masa depan balapan ini lebih bagus adalah dengan memindahkannya ke hari Minggu

Balapan di sini juga unik, namanya bukan MotoGP Assen tapi TT (Tourist Trophy) Assen yg bagi penggemar balap merupakan Cathedral-nya bikers. Dan balapan di Assen selalu di akhir Juni setiap tahun. Artinya, seri MotoGP lain boleh diutak0taik jadwalnya tapi tidak untuk seri TT Assen.

 

 

Free practice dan kualifikasi dari hari jumat dilingkupi cuaca yang tidak pasti dimana sirkuit disiram hujan sebentar kemudian kering lagi yang mengakibatkan banyak pembalap yang ndlosor. Termasuk MM93 dan JL99.

 

Saat FP iniah Ducati mulai nunjuk gigi nya, mulai dari pabrikan maupun satelitnya yang hasilnya lebih baik dari tim pabrikan. Dan Dovioso pun akhirnya menepati pole position di race day hari ini.

Assen 1

Assen 2

Assen 3

Assen 4

 

Bagaimana dengan the Doctor? Setelah berada di peringkat 7 saat menit-menit awal kualifikasi akhirnya VR46 menembus front row di menit terakhir kualifikasi dengan menepati posisi ke dua. Dengan adaptasi yang baik dengan ban Michelin ditambah pengalaman maka berdiri di atas podium menjadi wajib untuk memangkas selisih pon dengan Marquez dan Lorenzo.

Kalau MM93 ada di posisi 4 maka JL99 ada di posisi 11, jjiaaahh jauh di belakang. Kok bisa? Pasti ban yang disalahkan lagi…

Marquez sendiri sempat ndlosor saat kualifikasi dan seperti biasa pasti aja ulahnya yang nyleneh, dimana MM93 ketahuan nyolong motor fotografer buat kembali ke paddock.
Assen 7
The Great Thief of MotoGP
Apakah drama tahun 2015 akan terulang kembali antara VR6 dan MM93 dimana senggolan keduanya di t2 tikungan terakhir menjelang finish membuat the Doctor keluar sebagai juaranya…
Assen 9
Assen 10
Rossi ad Marquez final battle at Assen 2015 :

 

 

Categories: MotoGP | Leave a comment

Short Movie: S.A.R Ngabubukir Join Operation

Minggu 19 Juni Shadow Airsoft Recon atau S.A.R mengadakan sukir bersama dengan teman dari klub Teratai Airsoft (TAC) dan Red Bear di field kebanggaan yaitu sekolah Akper Sutan Oloan.

Lho, kan lagi puasa !!!

Kalau pada umumnya khalayak ramai menunggu waktu berbuka puasa dengan kegiatan ringan atau bahasa gaul anak Medan “Ngabuburit” (ahhaaiii….), S.A.R.  menunggu waktu berbuka puasa dengan mengundang teman-teman TAC dan Red Bear dengan melakukan war game atau sukir, jadinya Ngabubukir.

Menurut ketua S.A.R. yang juga seorang Sultan, kegiatan ini sebagai ajang untuk mempererat pertemanan di kalangan ersopter Medan.

Boleh juga nih Sultan yang ini,…..

Berikut short movie Join Operation Ngabubukir 2016 :

 

 

 

Categories: Shadow Airsoft Recon | Leave a comment

Rossi memakai helm Arai di WSBK Misano?

Sambil menunggu jeda MotoGP, the Doctor sempatin waktu buat nonton WSBK Misano minggu lalu. Mumpung masih libur nih.

Dengan menyamat sebagai Marshall, the Doctor menonton dari tepi sirkuit, uenakk tenan.

Rossi watching WSBK Misano 2016

 

 

Tapi ada yang aneh nih dengan helm yang dipakainya.  Meemang sih ada logo AGV tapi rasanya ada yang aneh aja…

 

 

Mungkin nggak ya mengingat The Doctor memakai helm brand lain sementara sudah terikat kontrak dan telah menjadi icon AGV.  Terbukti hampir setiap tahun bahkan dalam seri-seri tertentu AGV membuat helm khusus untuk VR46. Hhhmmmmmm…..

 

Kalau kita search produk AGV, maka helm half face yang mirip dengan helm yang dipakai the Doctor adalah type K5 Jet. Tapi model dagu, atau rahang nya berbeda dengan yang dipakai the Doctor lho.

visorino-k-5-jet

 

Type K5 Jet

valentino Arai helmet

K5 Jet, beda kan…?

Trus yang mirip helm apaan dong ?

Menurut isu yang beredar, pihak Arai menduga Valentino Rossi menggunakan helm  half face type Ram4 produksi mereka. Sayangnya tidak ada tanggapan dari VR46 maupun AGV. Sedangkan dari Arai pun tidak menuntu apa-apa, iklan gratis buat mereka  juga sih, hehehehehehehe……..

ram4-tri

Arai Ram4, lebih mirip kan…?

Tapi rasanya sulit VR46 pindah ke lain hati deh……

Categories: Uncategorized | Leave a comment

Blog at WordPress.com.