Makan Siang di Danau Toba

09 Nov 2012
Ide ini berawal dari kebiasaan di Denpasar bersama CBRClub Bali yang sering touring pendek untuk makan siang di Banyuwangi atau di Singaraja.
Rencana ini sudah ada 2 minggu sebelumnya dari omong-omong antara si DK, Black Mamba dan Black Viper serta #99 yang rindu akan kegiatan touring. Tanpa banyak pertimbangan ide ini harus segera direalisasikan dan akan menjadi agenda tetap dengan lokasi yang berbeda mengingat banyak sekali lokasi di Sumatera Utara ini yang memiliki tempat yang indah-indah yang wajib di-eksplore.
Pada awalnya launching banyak yang tertarik tapi pada hari-h hanya pencetus aja yang siap : si DK, Black Mamba dan Black Viper. Yang karena beberapa alasan sehingga tidak bisa ikut, hehehehehehehe….gas terooosss…
Rute-nya adalah : Medan-Tebing Tinggi-Pematang Siantar pp. Start on time gak pake acara molor : 07.00 teng. KM si DK menunjukan angka  di odometer : 7052, berapa km ya yang harus ditempuh hari ini?
Perjalanan dari start sampai Tebing Tinggi ditemani awan mendung dan di beberapa titik terkena hujan gerimis. Perjalanan lancar sampai istirahat di Indomaret menjelang Tebing Tinggi sekalian report perjalananan di whatsapp group CCM.
30 menit cukup istirahatnya kemudian gas terus ke Prapat. Pematang Siantar ada operasi polisi tapi jalan terus aja tuh. Sampai di Prapat sekitar jam 10.30, foto-foto sebentar n langsung ke tujuan utama, makan siang.
Sebelum masuk Prapat bergaya dulu dunk
Si Zul – Raja Jalanan
Opi Basofi – Diam-diam tapi ….
Touring di Sumatera ini di rute mana aja pasti sama makannya : Nasi Padang. Karena gak pakai pilih akhirnya dapat nasi padang GAK ENAK POOL dan MAHAL. Gondok rasanya tapi mau bagaimana lagi. Kalo enak sih gak apa-apa, ini mah….
Sambil makan akhirnya diputuskan rute pulang berubah dari Prapat – Kabanjahe-Brastagi-Medan, biar lebih menantang.
Jam 12.00 perjalanan dilanjutkan memutari danau Toba menuju Kabanjahe. Jalan yang berkelok naik turun sangat menantang dan menarik. Pemandangannya…. WOW…
Di deberapa ruas jalan memamng kondisi jalan kurang bagus tapi secara umum bagus
Dua Kelinci ? Bukan…duet maut !!
30an km menjelang Kabanjahe, hujan turun dengan derasnya tapi tidak membuat kami berhenti, hajar terus. Basah ? Tentu saja. Dingin…tanya sam Zul. Saking dinginnya membuat kami berhenti di Indomaret Mardindin. Lumayan buat ngusir dingin dengan roti dan chiki.
Setelah itu lanjut ke Kabajahe dan Brastagi, istirahat di Penatapan. Wajik, teh panas, capucino dan popmie adalah teman kami sore itu. “HIDUP ITU INDAH, KAWAN…”
Pulang dari Brastagi semua berjalan dengan lancar sampai kami tiba di rumah masing-masing. Walau sempat diajak adu speed sama RX King dan dijabanin sama si Zul. Hati-hati man…
Ternyata ini adalah pengalaman pertama buat Black Brothers touring lebih dari 300km sehari. Wow…!!!
Makan siang berikutnya dimana ya ? Bulan depan makan siang di Lhoksemauwe, ikut??
Categories: Touring | Leave a comment

Post navigation

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: