Suzuki Inazuma mendapat lawan yang sepadan : Kawasaki Z250

Setelah beberapa lama ditunggu akhirnya Kawasaki meluncurkan salah satu produk andalannya yaitu Z250 di Jakarta pada hari kamis 31 Januari 2013.

Sebagai produk unggulan ternyata motor baru ini yang terlahir bukan dari varian keluarga Ninja atau ER tapi dari keluarga Kawasaki Z walaupun boleh dikata Z250 ini adalah versi naked bike dari Ninja250FI.

Tampilan yang menggoda dengan tubuh yang kekar dan lampu depan model futuristik plus mesin yang disematkan pada naked bike ini sama dengan milik Ninja 250FI akan dilepas dengan dengan banderol Rp 48,5 juta di Jakarta.

 

Spesifikasi Ninja250FI dan Z250 nyaris sama mulai dari mesin pararel twin 249cc DOHC, sistem pengabutan injeksi, rasio kompresi 11,3:1, hingga transmisi enam percepatan. Mesin Z250 menggunakan 2 katup gas yang menjadi salah satu aspek inovasi dari teknologi fuel injection-nya. Semburan tenaga sebesar 32 PS di 11.000 rpm, dan torsinya 21 Nm pada 10.000 rpm.

Mesin Kawasaki Z250

 

Kaki-kaki dan suspensi roda depan dan belakang juga sama dengan Ninja250FI dengan perangkat rem Z250 terdapat disc brake depan dan belakang yang meningkatkan kemampuan menghentikan laju motor. Z250 dibekali dengan velg palang 10 yang berbahan aluminium yang ringan, sehingga bobot totalnya 168 kg. Ban depan Z250 berukuran 110/70-17 M/C (54S) dan ban belakang 140/70-17 M/C (66S). Suspensi belakang mengadopsi bottom-link uni-trak dengan teknologi gas dan dapat disesuaikan tingkat kekerasannya. Sedangkan untuk suspensi depan menggunakan fork teleskopik berdiameter 37 mm.

 

Panel speedometer mampu menunjang ekspresi street fighter yang merupakan kombinasi antara tachometer analog dengan digital LCD. Indikator secara terintegrasi menunjukkan kapasitas tangki bahan bakar, jarak tempuh. Sedangkan lampu pendukung layar LED memberikan penerangan yang baik pada saat malam hari.

Panel Speedometer Kawasaki Z250

 

Sebagai naked bike atau street fighter tentu posisi duduk beda dengan model sport. Z250 nyaman untuk pemakaian dalam kota dan touring. Setangnya bukan setang jepit, tapi lebih tinggi dan mudah dijangkau. Pijakan kaki dimajukan sedikit, dengan begitu, kombinasi posisi kaki, pantat, dan tangan menciptakan riding position lebih tegak.

”Yang jelas tidak ada downgrade. Semua spefikasi hampir sama, cuma beda model dan fungsinya saja. Dan pasti nanti secara performa bakal sama kencangnya,” tukas Freddyanto Basuki, Marketing & Advertising Dept Head KMI.

 

Tapi kenapa namanya Z250 bukan ER250 seperti yang diprediksi banyak orang?

Kawasaki seri Z tidak pernah punya mesin di bawah 500cc dalam sejarahnya dan seri Z adalah top of the line  Kawasaki dengan mesin tercanggih dan berdesain paling atraktif.

Generasi pertama Seri Z lahir pada 1972 adalah Z1 dengan mesin 903cc empat silinder DOHC adalah yang paling gahar. Seperti dikatakan GM Marketing PT Kawasaki Motor Indonesia Yusuke Shimada dalam peluncuran Z250, ”Z” itu huruf paling akhir dalam alfabet dan punya arti khusus.

”Huruf terakhir bisa diibaratkan paling ekstrem karena tidak ada huruf lagi setelahnya. Sedangkan angka 1 pada Z1 karena sepeda motor ini dianggap sebagai nomor satu di dunia. Filosofi terus dipakai dalam mengembangkan Seri Z selanjutnya,” beber Shimada.

Kawasaki Z1R

Generasi akhir dari versi Z adalah Z1000 tahun 2010 dan Z800 di tahun 2012.

2013 Kawasaki Z1000 Green Right Side

Kawasaki Z1000

Kawasaki Z800

Apakah Z250 akan mengikuti jejak kakak-kakaknya sebagai top of the line Kawasaki dengan mesin yang gahar untuk menandingi Suzuki Inazuma?

Categories: Flash News | Leave a comment

Post navigation

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: