Catatan Perjalanan “Si DK Ride Back Home : Day 3 – Accident

Pagi ini terasa indah karena matahari bersinar cerah, badan fit siap untuk menempuh rute Jambi – Lampung. Karena hari masih pagi (bangunnya lebih pagi karena gak sabar ngegass) jadi nggak sarapan, maklum resto hotel belum buka. Untungnya di samping ada Indomaret yang buka, jadi bisa beli susu Ultra buat ganjal sementara. Rencananya akan sarapan di simpang Tempino.

Dan perjalanan hari ini pun dimulai jam 06.35 dengan destinasi Lampung. Jalanan masih sepi sehingga si DK bisa diajak berlari kencang, apalagi aspal nan mulus. Keluar dari kota Jambi menuju simpang Tempino rasanya sebentar karena jalanan betul-betul sepi. Sangat jarang berpapasan dengan kendaraan lain dan si DK pun diajak rebah di tikungan, speed berkisar 130-140 kpj.

Maksud hati sarapan di simpang Tempino apa daya masih sepi sehingga rencana pun berubah, sarapan di Bayung Lencir. Jalan tetap masih kosong, matahari baru terbit dan udara bersih dan segar, kaca helm pun diangkat sedikti buat menikmati segarnya udara pagi.

Image

Tak terasa perbatasan Jambi – Sumatera Selatan pun terlewati, dan sudah menjadi acara wajib untuk berfoto ria di sini sekitar jam 06.10. Artinya sampai hari ini sudah menginjak propinsi yang ketiga setelah Riau dan Jambi.

Image

Palembang sudah tidak jauh lagi, diprediksikan jam antara jam 10.00 sampai 11.00 sudah tiba di Palembang dan makan pempek Nony dan foto-foto di jembatan Ampera. Nyaammm…nyammmm…nyaammmmm….

Habis foto langsung si DK diajak menuju Palembang dengan speed di kisaran 130an kpj. Tikungan lebar dan sepi bisa bikin terlena kalau tidak waspada.

Saat si DK memasuki tikungan “S” besar speed sempat diintip 108 kpj, keluar tikungan kiri dengan aman kemudian masuk  tikungan kanan, pas saat keluar tikungan dari depan ternyata ada truk yang mau masuk tikungan kiri tapi terlalu ke kanan.

Akibatnya ….. BRAAAAKKK !!!!!

Sisi kanan kepala truk menyambar sisi kanan si DK dengan keras sehingga si DK terhempas ke kiri langsung keluar dari aspal sementara penunggangnya terlempar dan terseret di aspal sekitar 10 meter. Pada saat rider berdiri ternyata truk penabrak tidak kelihatan, artinya langsung kabur. Sebuah pick up kemudian berhenti dan membantu mengangkat si DK ke pinggir jalan. Terlihat bahwa setang kanan si DK patah dan fairing kanan juga hancur. Yang terpikir saat itu adalah “TOURING IS OVER”, Bali tinggal mimpi. Jam menunjukan 06.20 waktu setempat.

ImageSetang mana…mana setang ….!!!

Image

Image

Image

Image

“Si DK Mudik” tinggal kenangan

Image

Truk terlalu ke kanan sebelum masuk tikungan kiri akhirnya dan menyambar si DK dari arah depan

Image

Lokasi incident si DK vs truk

Image

Sepatu touring sobek diperkirakan kena footstep

Image

Helm lecet padahal terbentur aspal dengan keras dan terseret

Setelah si DK diparkirkan di tempat yang aman maka yang pertama dilakukan adalah menghubungi JD yang masih tidur seklaian koordinasi buat sewa pick up dimana si DK harus segera diungsikan ke Jambi buat dipaketin. Berikutnya menghubungi koh Leo Performa dan menginformasikan kalau si DK incident dan touring ke Bali batal karena rusak lumayan.

Sambil menunggu pick up tetap koordinasi dengan istri mau dipaketin kemana si DK, ada 2 pilihan ke Medan atau ke Jakarta. Akhirnya diputusin dikirim ke Performa Jakarta buat perbaikan.

Image

Image

Si DK dinaikan pick up buat dibawa ke kantor pos besar Jambi

Image

Si DK di kantor pos siap dikrim ke Jakarta

Habis ngurusin si DK di kantor pos langsung diantar JD ke bandara buat pulang ke Medan via Jakarta, dibonceng pakai motor Ninja 250R. Pas naik di boncengan terasa susah banget karena buat naik ke boncengan tinggi betul, perlu extra power mengingat perut yang agak maju ke depan nih. Thanks yo bro dah direpotin.

Transit Jakarta ternyata sudah di tunggu sama koh Leo dan om Basta di Cengkareng, jadi kami makan siang dulu sambil ngobrol tentang incident tadi pagi sama touring ke Bali. Pokoknya hati ini campur aduk rasanya saat itu. Yang jelas touring ke Bali harus tetap jadi dari Jakarta.

Akhirnya masuk tiba kembali di rumah jam 20.00 dan siap memberi kronologis incident ke keluarga.

ImageImage

Luka harus diperiksa di rumah sakit setelah 2 hari

Image

Untuk sementara ijin touring dibekukan sampai waktu tidak terbatas jadi touring ke Sabang masih wait and see.

Categories: Touring | 5 Comments

Post navigation

5 thoughts on “Catatan Perjalanan “Si DK Ride Back Home : Day 3 – Accident

  1. wahyu #23

    aduh..semoga ga lama2 digroundednya yah OOmmm😀

  2. KD

    Turut bersedih bro,

    Moga-moga license yang dicabut sama big boss bisa di aktif kan kembali (meskipun dengan Catatan he he)
    Good luck bro, wish me luck too

    Cheers
    KD

  3. semoga cpt sembuh ya om…

  4. hendra tri

    cepat sembuh ya om. semoga bisa touring lagi. biar bisa baca postingan nya lagi… ( salam kenal dari p siantar)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: