Monthly Archives: May 2014

Sunday Touring : Medan – Tongging (25 May 2014)

Sudah sangat lama si KT tidak pernah diajak touring, terakhir sekitar akhir tahun lalu ke Pematang Siantar. Setelah itu si  KT hanya dipanasin tanpa diajak rolling atau touring.

Kegiatan pertama si KT tahun ini adalah menghadiri kopdar rutin CBRClub Medan tanpa ada rencana touring di hari minggu. Ternyata ada ajakan touring ke Tongging dengan SBOC aka the Odong-odong, maka tanpa pikir panjang langsung OK untuk ikut berpartisipasi dan kegiatan ternak teri di hari minggupun dispensasi dulu, hehehehehehehe….

 

Sahibul kata si KT hadir on time pada minggu pagi di titik kumpul galon (pom) bensin Adam Malik tapi yang lain belum ada. Dalam hati bertanya-tanya apakah touring batal ? Lama kemudian baru hadir satu persatu dengan full gear. Total yang berangkat dari titik start menemani si KT ada Hayabusa, RC8, Z800, ER6, Ninja250. Dengan kata lain si KT yang paling mungil.

 

Breakfast 045

 

Road captain abadi Odong-odong tidak bisa hadir karena sampai saat ini masih bermasalah dengan tulang belakangnya, menurut penerawangan salah satu teman yang ikut mungkin masih dalam masa pertumbuhan tulang ekor yang kemungkinan besar belum tumbuh sempurna, hahahahahahahaha…. Jadi dengan berat hati Gunawan dengan Hayabusa mengambil alih tanggung jawab. Si KT…..jadi sweeper aja.

 

Breakfast 044

 

Rute pertama adalah Medan – Green Hill untuk sarapan, jalanan di pagi hari masih lenggang jadi si KT bisa diajak kencang mulai menjelang pasar Pancur Batu.  Si KT yang tadinya sweeper segera melesat ke depan menempel ketat Hayabusa dan Z800. Kalau dapat trek lurus jelas gak berkutiklah si KT, sudah cc yang paling kecil trus jumlah silinder yang cuma sebiji, mana tahan di jalan lurus. Jika jalur tikungan, nah itu baru si KT senang karena mau mereng-mereng dulu, Maklum hampir setengah tahun libur panjang. Rasanya puas banget mereng-mereng, tapi ngos-ngosan di trek lurus buat ngejar Hayabusa dan Z800. Ngejarnya sampai  berbusa-busa tuh…

Tiba di Green Hill langsung pesan pada pesan makan, pada kelaparan sih. Jadi sarapan sambil review rute pertama , hihihihihihi….. SI KT boleh dibilang gak tau diri karena nempel terus di depan. Tak lama kemudian bergabung dua unit yang menyusul dari Medan, FZ8 dan ER6.

 

Breakfast 039

 

Habis sarapan sekitar 45 menit langsung siap-siap menuju Tongging. Gunawan segera memasang GoPro di buritan Hayabusa, si KT rencananya mau pasang di tangki tapi ternyata gak bisa nempel. Jadi akhirnya kamera dipasang di helm buat merekam touring kali ini. Dengan demikian bisa merekam dari depan dan dari belakang selama perjalanan.

Jalur Green Hill – Brastagi yang banyak tikungan masih jadi andalan si KT sehingga lepas sendirian di depan, masih belum puas mereng-mereng sih. Brastagi – Tongging jalannya bervariasi jadi  posisi si KT kadang di depan dan lebih sering di belakang tergantung mood.

Sampai di Tongging hari masih pagi sekitar jam 11.00an, plus mendung jadi sangat mendukung touring kali ini.

Breakfast 029

Breakfast 030   Breakfast 035

Puas foto-foto langsung dilanjutkan dengan order menu makan siang : Mujair goreng kering. Inilah prosesnya :

Breakfast 028Dipilih-dipilih dulu ikannya…..

Breakfast 025

Breakfast 023Proses penangkapan ….

 

Breakfast 021Pembunuh berdarah dingin

Breakfast 018

Breakfast 019

Breakfast 017Merangkap tukang jagal

 

Breakfast 015Hasilnya nyam…nyammm..yummmiiiieee…..

Breakfast 016Kalau makan keringatan, pas kerja gak pernah keringatan….

 

Breakfast 036Macam tipe helm Rossi tersedia

Breakfast 014Motor siapa yang berasap nih, uhukk…uhukk…uhuukkk…

 

Setelah makan siang rute berikut adalah Tongging – Silalahi dimana si KT yang buka jalur karena yang lain belum pernah. Dulu pernah ke Silalahi bareng ko Aseng (RC8) tapi karena faktor “U” membuat beliau agak ragu, hehehehehehe….. Jalan menuju Silalahi di tepian danau Toba lumayan bagus walau di beberapa titik terdapa aspal yang mengelupas. Di sini speed rata-rata 60 kpj aja. Di sepanjang jalan terlihat banyak orang yang memancing di pinggir danau.

 

Breakfast 013Si KT dalam posisi terjepit

Dari Silalahi  menuju jalan utama Medan – Sidikalang merupakan jalanan tanjakan yang penuh dengan tikungan menjebak, si KT tetap mebuka jalur (bukan road captain), jadi si KT dipaksa habis kekuatannya di tikungan dan tanjakan. Mereng-mereng ??? Hampir tidak bisa di jalur ini karena banyak tikungan yang patah dan berbentuk “U” sehingga sulit buat mereng-mereng, bahaya bro.

Pas di jalur jalan utama Medan – Sidikalang gas si KT dibetot habis karena jalan yang lurus dan aspal baru yang mulus. Hasilnya : si KT ketinggalan hehehehehehe….

Breakfast 008 Breakfast 009 Breakfast 010 Breakfast 012

Breakfast 007Puassss………

Akibat sejak berangkat betat-betot gas membuat isi tangki berkurang drastis dan bikin ketar-ketir rider-nya. Apalagi unit yang tidak dilengkapi petunjuk isi tangki yang membuat rider hanya mengandalkan feeling. Alhasil sebelum masuk Merek beberapa unit harus dikasih minum “TUAK” dulu biar gak dag dig dug di perjalanan.

Breakfast 005

Breakfast 003Lain kali bawa tangki cadangan ya ?

Cek poin berikut adalah warung es tebu di Brastagi tempat biasanya bikers Medan istirahat. Kondisi jalanan yang padat membuat perjalanan kembali sedikit membosankan dan ngatuk karena kecepatan yang konstan di 60 kpj plus cuaca yang panas.

Breakfast 004

 Breakfast 001

 

Rute Brastagi – Medan penuh dengan kendaraan di kedua arah membuat perjalanan agak tersendat sehingga rombongan beberapa kali terpisah walau akhirnya bertemu lagi sebelum memasuki kota Medan. Akhir dari touring kali ini adalah wajah-wajah ceria penuh kepuasan, sehingga beberapa teman berencana untuk touring lagi di hari selasa atau kamis yang kebetulan tanggal merah. Haddeeehhhhh, bisa jadi penyakit nih.

 

Btw thanks for all yang sudah touring hari ini bareng si KT, ditunggu ajakannya buat touring dengan lain destinasi di lain waktu.

 

nb.
video masih under editing.

Categories: Touring | 3 Comments

Breakfast at Puncak : Failed !!!

Setelah hampir 6 bulan under repair karena kecelakaan di perbatasan Jambi – Sumatera Selatan akhir September tahun lalu, akhirnya si DK dinyatakan siap untuk diajak riding kembali. Akibat tabrakan yang menghancurkan sisi sebelah kanan membuat si DK harus berganti baju model lawas “REPSOL” karena fairing original si DK sampai ssat ini tidak ada yang jual.

 

 

 

20140512_160249-1_resized
Baju Baru

20140512_172134_resized

  “I want to ride my bike…….

 

Karena si DK sudah siap maka sesuai dengan planning lama, maka si DK akan diajak ke Puncak buat makan pagi sekalian test ride sebelum dipaket pulang ke Medan bersama teman-teman Walangsek.org. Kalau nanya apa itu Walangsek lebih baik nanya sama koh Leo yang punya bengkel “Performa” atau om Agus juragannya “Juragan Helm”.
Hari touring ke Puncak disesuaikan dengan tanggal merah hari kamis 15 Mei supaya banyak yang bisa ikut, hehehehehehe….maklum semuanya pekerja dan juragan yang harus mencari sesuap berlian dan segenggam beras di hari kerja.
Malam sebelum touring Si DK dipinjam untuk di bawa ke Pomelotel hotel di daerah Kuningan supaya start di pagi hari tidak harus ke bengkel Performa di Tomang, bisa barengan Basta Ganteng ke titik kumpul di McD Pondok Indah.

Karena exciting malamnya gak bisa tidur sehingga pagi-pagi benar sudah bangun dan siap menuju tempat ketemuan dengan Basta Ganteng di pom bensin Shell. Ternyata Shell di Mampang belum buka di pagi hari sehingga dengan sendirinya beralih ke pom bensin Pertamina. Karena si Ganteng agak telat jadi si DK menunggu sendirian sambil terkantuk-kantuk.

20140515_042043_resizedAlone nungguin om Basta

Setelah si Ganteng datang langsung menuju ke McD Pondok Indah karena kuatir ditinggal, maklum dah lewat dari jam yang sudah ditentukan. Karena cuaca masih gelap dan aspal yang basah sisa hujan semalam sehingga si DK tidak bisa diajak kencang, masih pelan-pelan sekalian menyesuaikan riding style juga karena selama si DK di bengkel kemana-mana naik mio. Jelas beda kan….

20140515_051519_resizedTeman riding gado-goda, sport bike plus big scutic

Sampai dol titik kumpul beberapa teman sudah hadir, ada R6, R1, ER6, Z8, dan beberapa big scutic. Kehadiran big scutic bikin gak enak karena bikin panas dingin terjangkit pingin ride big scutic. Mudah-mudahan bisa nebus Kymco atau T-max, hahahahaha….

Perjalanan ke Puncak start hari masih gelap, jalanan ibukota masih sepi jadi tidak ada antri atau kemacetan ala ibukota. Check point pertama adalah McD Bogor.

Big skutik jalan di depan dan sport bike menyesuaikan. Perjalanan ke Bogor hampir 2 jam juga, kadang terasa ngantuk karena speed yang konstan. Kondisi aspal jalan bagus di atas rata-rata.

Menjelang memasuki kota Bogor agak membingungkan karena adanya flyover. Dulu waktu masih sering ke Bogor belum ada jadi bingung sendiri.

Tiba di check point ternyata banyak motor yang mau ke Puncak juga. Mulai dari adventure bikes smp rombong mid sport bike. Kasian tukang parkirnya gak dapat setoran karena yang parkir nggak bayar tuh..

20140515_061920_resized

20140515_062829_resized_1Si DK kejepit mulu

Abis leyeh-leyeh sambil nunggu teman yang nyusul, beberapa teman mulai memasang GoPro di motor buat merekam perjalanan. Hehehehehehehe…..  om Basta Ganteng aja pasang 2 biji kamera, buseeettt… Belum yang lainnya.

Dari Bogor ke Puncak katanya boleh jalan duluan untuk ngetes speed biar sekalian ngusir kantuk, hehehehehe… Engkong Leo yang dari sehari sebelumnya dah pesimis sama pinggangnya (faktor usia nih) karena harus ride R6  mulai ngegas dulua disusul si DK. Lumyan lah buat ngetes si DK di sepanjang jalan dalam kota menuju Ciawi. Ride feeling belum hilang, hehehehehehe…..

Pas pertigaan Gadog dari Ciawi terlihat kendaraan menuju Puncak padat dan merayap perlahan, kayaknya macet parah menuju Puncak. Rombongan langsung berhenti ke jalur kanan buat berembuk karena tentu akan kesulitan menembus kemacetan dengan sport bike. Kayaknya rencana mau “mereng-mereng” batal nih kalau macetnya seperti ini.

20140515_071753_resizedPadat merayap menanjak

20140515_072116_resizedBerembug dulu yuuukks…

20140515_071524_resizedJaket six packs nih….

Hasil berembuk memutuskan untuk ride back sarapan di Bogor, sementara yang maulanjut dipersilahkan terus. Beberapa scutic tetap lanjut, motor batangan balik arah.

Perjalanan balik ke Bogor lalu lintas mulai padat menuju tempat makan, sempat macet di pasar samping Kebun Raya Bogor. Namanya juga pasar, hehehehehe…. Lepas dr macet di pasar ahirnya nyampe juga di warung mie tempat makan pagi. Menu apa kali ini….?

20140515_082410_resizedProgram diet ketat : Nasi campur sederhana

Habis makan dan leyeh-leyeh langsung pulang ke Jakarta karena prediksi akan macet di siang hari. Perjalanan ke Jakarta lancar walau menemui beberapa titik macet karena pasar dan perbaikan jalan. Yang bikin tidak nyaman adalah panasnya yang menyengat.

Tiba di bengkel Performa jam 11.00an, tak ada capek sama sekali. Maklum touringnya pendek jadi tersa kurang, hihihihihihi….

20140515_112220_resizedLangsung di posisi parkir VIP

Thanks buat teman-teman yang sudah ngajak ke Puncak walau cuma sampai di Gadog, next harus lebih jauh lagi nih. Thanks buat om Yudi Adnan yang sudah meng-upload touring ini di youtube : http://www.youtube.com/watch?v=fT5LZkb-op0

Mudah-mudahan pertengahan Juni si DK sudah bisa dipaketkan kembali ke Medan dan ready for next touring : Medan – Pekan Baru – Padang di bulan September.

 

 

 

 

Categories: Touring | 2 Comments

Blog at WordPress.com.