Si DK Goes to Banda Aceh with CBR Club Medan (part -1)

???????????????????????????????

DAY 1 : 12 February 2015
Sesuai dengan rencana yang telah disusun bersama tim touring ke Banda Aceh dalam rangka 1st Annuersary CBR Club Banda Aceh dan KM 0 di Sabang on time. Yang meleset dari rencana adalah jam keberangkatan dimajukan lebih awal dari jadwal yang semula 05.00 menjadi 01.00, alasannya supaya keberangkatan bisa dilepas oleh pengurus dan member CBR Club Medan. Tapi alasan yang paling tepat adalah karena beberapa dari peserta touring yang mempunyai hobi begadang sehingga susah untuk bangun pagi…. Ada-ada aja nih alasannya..
Jam 23.45 dapat info bahwa yang mau touring sudah kumpul di titik start Ten Café yaitu ; Rudi, Andi Mbul, Amsory, Ade dan Freddy. Nah si Freddy ini dari awal gak ada di daftar peserta, tau-tau riding dari Siantar di pagi hari dan bergabung untuk berangkat ke Aceh. Jadi ada tambahan peserta selundupan bin surprise nih.
Si DK tiba di Ten Café menjelang tengah malam dan jadi surprise buat yang lain karena rencana awal si KT yang akan berangkat touring, tapi karena ada sesuatu hal yang tidak bias disebutkan maka diputuskan si DK lah yang berangkat daripada gak jadi touring. Itu pun setelah bertapa mencari wangsit 2 malam terlebih dulu….

 

Tim SbangCBR Club Medan Road to Banda Aceh

Tanpa banyak buang waktu tim dilepas oleh pengurus CBR Club Medan, yang kemudian diantar oleh beberapa member sampai ke Binjai. Kalau nggak salah sih ada yang diantar sama pasangannya, kalau nggak salah lho ya. Karena pakai acara berlinang air mata kayak pasangannya mau pergi perang aja, ahaaaiii….siapa tuh ?
Di Simpang Megawati (?) Binjai, tim bergerak langsung menuju Langsa pukul 01.15 sebagai cek point pertama, sementara tim pengantar balik arah pulang ke Medan. Posisi tim adalah Mbul #66 (CBR 250)bertindak sebagai Road Captain, diikuti Ade “Dedak” #106 (CBR 150 New) sebagai Road Captain Trainee, Amsory #xxx (Ninja 250 FI), Freddy #2 (CBR 250 old), Rudi #99 (CBR 250 Gerobak Bakso), dan terakhir si DK #111 (CBR 250 modif abis) ketinggalan di belakang.

20150212_051648

Road Captain dan Trainee-nya

Jalanan Medan – Langsa ternyata sekarang mulus tidak banyak lubang atau kualitas aspal jelek, berbeda dengan kondisi saat si KT gak jadi touring ke Sabang tahun 2013. Rolling speed berkisar di 100-110 km/jam karena beberapa kali bis dan truk dari arah Aceh menggunakan lampu yang menyilaukan mata ditambah kondisi ban #99 yang sedikit bermasalah di tikungan jadi tak bias dipaksa demi keselamatannya sendiri. Kalau kehormatannya gak jamin deh….
Tak terasa Stabat dan Pangkalan Brandan pun dilewati dengan catatan Road Captain selalu bingung tiap kali ketemu persimpangan. Mungkin karena baru pertama kali jalan kea rah utara, hihihihihihihihi…..Untungnya dia selalu mengambil keputusan yang benar. Di Simpang Kuala tim beristirahat muluruskan tulang belakang, kasian liat stamina yang muda-muda nih, baru jalan segitu dah minta istirahat. Bagaimana mau touring ke Bali tahun depan nih.
Tiba di Langsa sekitar pukul 03.00 karena kondisi akhirnya diputuskan untuk istirahat dan pas lewat pom bensin langsung mutar balik dan istirahat di sana. Niatnya sih tidur karena terlihat dah kecapekan n butuh tidur, eeehhh giliran mau tidur malah gak jadi. Yang ada malah ngobrol cekakak cekikik sampai pagi sambil nunggu pom bensin buka jam 06.00

20150212_041042Niat tidur gak kesampaian

20150212_051523

Pura-pura tidur nihh…

Jam 06.00 semua unit antri buat ngisi tangki full langsung ngegas menuju Lhok Semauwe. Posisi riding masih tetap tidak berubah karena memang si Mbul sudah terbiasa menjadi RC, hanya saja satu kelemahannya yaitu pasti berhenti di setiap perempatan. Kuatir dulu RC ini anak perempatan jalan atau suka nongkrong di sana, hehehehehehehe….. Keluar dari Langsa nggak terasa naga di dalam perut sudah mulai protes sehingga untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan maka segera menepi buat makan pagi. Jadi bukan hanya tangki sepeda motor motor yang diisi di pagi hari, rider nya juga.

20150212_080240

 

BreakfastMenu sarapan

Kondisi jalan menuju Lhok Semauwe yang mulus memaksa RC plintir grip gas diikuti yang lain dengan teratur, speed terpantau di kisaran 130-145 km/jam. Hanya saja beberapa kali ketemu kondisi aspal yang bolong-bolong kecil sehingga harus reflex menghindar. Ada beberapa kali terlihat lubang jalan dihajar karena tidak sempat menghindar, abis dalam kondisi high speed tahu-tahu ada lubang di depan, bluukk…!!! Masuk jebakan batman.

 

Jam 10.00an kota Lhok Semauwe terlewatkan tanpa berhenti menuju check point Bireaun. Ini stage yang melelahkan dan membahayakan karena masih kekenyangan membuat ngantuk mudah menyerang, mata gak bisa terbuka maksimal karena kena sinar matahari efek dari kurang tidur. Setelah membuat banyak hand signal yang sulit dimengerti tapi intinya harus segera istirahat, RC yang lincah ini langsung mengarahkan ke pom Bensin di luar kota Bireun yang kebetulan mempunyai tempat istirahat khusus. Tanpa banyak cakap semunaya ambil posisi tidur dan langsung terlelap kecuali satu orang yang sibuk berkomunikasi menggunakan hp.

Jam 12.30 semua bangun dan siap-siap sementara yang tadi sibuk berkomunikasi masih terlelap dengan nyaman dan tidak bangun-bangun. Semua riding gear siap dan langsung nyalakan unit, hasilnya yang tertidur langsung lompat terkejut dan hampir nangis takut ditinggal. Hanya karena kasihan dan gak tega aja sehingga semua menunggunya bersiap-siap, padahal rencana awal sih akan ditinggal dan baru dijemput lagi pas pulang ke Medan.

Memang aspal sepanjang Aceh mulus banget yang mengakibatkan grip gas selalu high position sepanjang jalur menuju Banda Aceh. Cuaca panas tak berawan tidak terlalu menggangu selama perjalanan karena semua enjoy menuju Banda Aceh.

 

?????????????

 

Sebelum masuk ke jalur Seulawah yang aduhai jalurnya tim sempat melewati kerumunan orang di jalanan menyaksikan kecelakaan tunggal mobil travel yang nyungsep ke sawah. Posisi yang aneh dari mobil tsb dimana buntutnya nancep di tiang listrik dengan posisi di atas seperti lagi nungging, kepalanya nancep di sawah. Jadi agak sulit memperkirakan bagaimana kecelakaan terjadi.

 

Jalur Seulawah yang berkelok-kelok menanjak dengan jalan yang lebar ditambah pemandangan indah di sore hari membuat RC agak menurunkan kecepatan untuk menikmati perjalanan, tapi menurut penerawangan si DK dari belakang terlihat jelas kalau si RC ini dah capek, lapar dan ngantuk. Walaupun demikian pas ada jalur lurus diikuti tikungan tidak disia-siakan untuk aksi mereng-mereng sampai terdengar suara “krrrssskkk” dimana gerobak bakso #99 beradu dengan aspal., cieeeee……

 

Pas dipinggir jalan ada saung tempat istirahat langsung berhenti untuk istirahat sambil menikmati es kelapa muda dan diskusi tentang kecelakaan tunggal tadi. Banyak teori yang disampaikan tentang bagaimana sampai mobil travel bias dalam posisi demikian. RC juga memberikan pengakuan kenapa tadi agak menurunkan speed karena untuk mengimbangi gerobak bakso, tapi seperti biasa itu hanya sebuah alasan saja. Terbukti setelah menghabiskan es kelapa muda dan camilan, RC langsung leading meninggalkan si DK dan gerobak bakso di belakang. Terpaksa dua old cracks ini harus mengejar dengan susah payah, haddeehhhh….. Katanya kasian liat gerobak bakso yang kepayahan.

 

20150212_160928

Sebelum masuk ke kota Banda Aceh, tim penjemput sdari CBR Banda Aceh sudah menunggu di patung pesawat buat konvoi ke secretariat CBR Banda Aceh sekitar jam 16.30. Tim sempat istirahat sebentar untuk leyeh-leyeh dan perkenalan terlebih dahulu, beberapa member CBR Banda Aceh sempat mengira si DK itu CBR600RR, mereka sempat gak percaya kalau si DK itu CBR250R yang sudah modif abis walau sudah dijelasin berkali-kali.

 

20150212_172758Penyambutan di batas kota Banda Aceh

 

Dengan konvoy bareng akhirnya tiba di secretariat CBR Banda Aceh di dekat masjid raya dan disuguhi kopi khas Aceh, si DK tetap dengan minuman favorit the manis panas. Acara selanjutnya adalah berkenalan dengan member CBR Banda Aceh yang lain sambil berunding mau beristirahat dimana, hotel atau akomodasi yang disediakan CBR Banda Aceh.

 

KopiKopi khas Aceh, harum….

 

20150212_181320

 

Tim memutuskan untuk istirahat di hotel Parapat agar tidak merepotkan pihak tuan rumah yang akan menyambut undangan yang lain dalam rangka 1st Anniversay mereka. Check in jam 20.00 langsung masing-masing memiliih kamar buat istirahat. Seperti biasa maunya istirahat malah yang ada malah ngobrol dan bercanda sambil review perjalan siang tadi. Banyak adegan dan foto yang akhirnya harus disensor karena mengandung unsur +18 tahun. Setelah ber hahaha-hihihi, juragan si DK akhirnya tiba di hotel karena kebetulan lagi berdinas di Sigli dan Banda Aceh sehingga si DK harus pindah ke Pade Hotel dengan juragan si DK, jadinya honeymoon lagi deh.
Day 2 : 13 February 2015
Si DK segera meluncur ke hotel Parapat untuk bertemu dengan tim karena planning hari ini adalah city tour Banda Aceh. Sampai di hotel ternyata masih belum siap-siap, bahkan terlihat sisa-sisa kegiatan semalam, hahahahahahaiiii……

20150213_094352Akibat sekamar dengan lawan sejenis….

 

Ternyata planning city tour berubah karena info ferry ke Sabang jam 14.00 di hari jumat, diputuskan untuk segera ke Sabang mengunjungi titik km 0, kemudian kembali ke Banda Aceh besok pagi dengan ferry pertama untuk anniversary CBR Banda Aceh. City tour direncanakan hari minggu dan senin ride back to Medan. Sekitar 12.00an tim segera bersiap-siap ke pelabuhan Ule Lhue mengejar ferry ke Sabang.

 

IMG_0302Ferry menuju ke Balohan

 

20150213_124852

Ternyata tidak sesuai janji, ferry molor sampai jam 16.00. Sambil menunggu Amsory yang pecinta batu akik berburu batu di sekitar pelabuhan. Dia pengen masang batu akik di setiap jarinya karena ingin dijuluki “Lord of the Rings”. Sayangnya dia lebih sering ketipu kalau beli batu yang katanya batu mahal dan indah taunya cuma batu kali yang dimasak, haddeehhhh again….

IMG_0345Batu mentah sebelum diolah

IMG_0297Batu setelah diasah nih, awas jangan ketipu…

20150213_123202

20150213_162116Bergaya dulu sebelum boarding ke ferry

Si DK di Ulee LheueSi DK sah sampai di Ulee Lheue

Karena sebagian besar belum pernah ke Sabang, maka sebelum naik ferry tim diberi petunjuk cara mudah untuk mencapai Sabang tanpa kuatir kesasar yaitu mengikuti petunjuk sepanjang jalan mulai dari pelabuhan Balohan ke km 0 dimana sepanjang jalan ada papan petunjuk mulai dari 9,8,7 dst. Jika sudah mencapai petunjuk menunjukan angka “0 “ berarti sudah tiba di km 0. Tapi jika mendapat petunjuk -1 berarti sebentar lagi kecebur laut. Tak lama kemudian Jam 16.00 akhirnya ferry bergerak menuju Balohan membawa 5 member CBR Club Medan menuju km 0, Sabang sementara si DK kembali ke hotel karena besok baru ke Sabang menyusul dengan juragan si DK.

 

 

20150213_175810

20150213_183248Narsis dulu di ferry

   20150214_003934

Dua merpati yang sering ingkar janji ?

 

20150214_004350

 

 

20150214_004841Enjoy Sabang

 

DAY 3 : 14 February 2015
Kapal cepat dari pelabuhan Ulee Lheue jam 08.00 menuju Balohan jadi setelah sarapan langsung menuju ke rumah teman buat nitip si DK dan diantar ke pelabuhan untuk menyeberang ke Sabang. Karena datang hari masih pagi dan loket tiket belum buka sehingga dipakai untuk melihat-lihat keadaan pelabuhan. Bahkan juragan si DK masih sempat melihat-lihat batu akik yang dijual. Kayaknya lagi booming nih koleksi batu….

IMG_0285

IMG_0290
Kapal cepat betul-betul on time dan pas 08.00 langsung lepas tali dan berangkat, tumben ya. Laut yang bersahabat membuat perjalanan pun menyenangkan, pas 45 menit kapal cepat bersandar di Balohan.

 

20150214_151001Kapal cepat menuju Balohan

IMG_0316

IMG_0318Welcome to Sabang Island

 

Ternyata mobil jemputan sudah menunggu untuk mengantar ke km 0 dan ke Ibohi Resort. Tidak ada kontak sama sekali dengan tim dan mereka pun tidak terlihat di pelabuhan. Kayaknya masih menikmati suasana Sabang nih. Atau jangan-jangan mereka kecebur laut karena kebabalasan mengkuti petunjuk “-1”.

Di beberapa tempat sempat berhenti buat foto-foto, maklum juragan si DK paling doyan kalau jadi object kamera.

IMG_0299

IMG_0328

IMG_0332

IMG_0326
Dari Balohan diantar driver langsung ke km 0 berharap masih bias ketemu tim CBR Club Medan, tapi sayangnye dari informasi mereka sudah menuju Balohan. Ya sudahlah, apa mau dikata akhirnya bersama juragan si DK foto-foto di km 0 yang dalam proses renovasi.

IMG_0341

IMG_0338

 

 

IMG_0348

 
Dari km 0 driver kemudian mengantar ke Ibohi Resort yang lokasinya tidak begitu jauh, hanya saja dari lokasi parkiran mobil harus dijemput dengan speed boat. Lokasi resort yang lumayan terpisah dari jalan raya membuat suasana resort sepi plus belum peak season holiday sehingga hanya bertemu segelintir orang di hotel. Good place for holiday.

              IMG_0358  Transportasi menuju Ibohi Inn Resort

 

IMG_0366

IMG_0365Ibohi Inn Resort Jetty area

 

IMG_0377

IMG_0367Good place for relax

 

Sehabis istirahat dan makan siang acara selanjutnya adalah snorkeling di pulau Rubiah. Keasyikan mengambil video bawah laut sampai tidak sadar kalau battery camera dah mati kehabisan power, hadeeehhh padahal lagi seru-serunya yang mana ikan terlihat bersahabat dan mau mendekat untuk diambil gambarnya. Terpaksa deh harus kembali ke hotel di seberang buat charge camera dilanjutkan dengan snorkeling di jetty Ibohi Resort sendirian.

 

IMG_0364Rubiah Island

?????????????

IMG_0380

?????????????

Puas snorkling langsung bersih-bersih dilanjutkan dengan jalan-jalan ke kota Sabang buat mencari souvenir dan makan malam dengan menu mie kocok khas Sabang, nyaam…nyaammm…nyaaaammm….

Bagaimana dengan ti CBR Club Medan ? Kegiatan pertama di pagi hari adalah snorkling. Tanpa pakai sarapan langsung nyebur-nyebur menikmati suasana laut pantai.

 

20150214_102231   20150214_102408Master snorkling nih

 

Setelah puas main air kegiatan berikut adalah menuju ke titik 0 dimana ini merupakan misi utama touring kali ini yaitu menancapkan bendera CBR Club Medan di tugu km 0. Sayangnya karena lupa membawa tiang buat bendera kahirnya bendera hanya dipegang saja. Tapi biarpun demikian terlihat semuanya puas karena akhirnya menginjak titik O dan mencapai target touring kali ini.

20150214_090420

Dari titik km 0 kemudian tim segera bergerak ke Balohan untuk segera menyeberang ke Banda Aceh untuk menghadiri anniversary CBR Banda Aceh.

20150214_130931

20150214_125820Never say goodbye…

 
Sesampainya di Banda Aceh tim dijemput anggota CBR Banda Aceh untuk dibawa ke lokasi acara Anniversary  di pantai Lampuuk yang kemudian perwakilan CBR Club Medan menyerahkan piagam selamat anniversay ke ketua CBR Banda Aceh. Setelah makan malam tim kemudian kembali dan beristirahat di hotel California aka hotel Parapat.

 

20150214_173332  20150214_173502Foto bersama CBR Banda Aceh

20150214_174721

 

20150214_175043

 

 

20150214_175746

continue to part-2

Categories: Touring | Leave a comment

Post navigation

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: