Indonesia MotoGP 2017 : Mimpi yang jadi nyata atau sekedar Wacana ?

Tak ada hujan dan angin tiba-tiba terdengar kabar bahwa MotoGP seri akan hadir di Indonesia tahun 2017. Wooww… berarti untuk melihat kecanggihan motor prototype dan aksi edan Marquez (tahun 2017 VR 46 dah gantung helm) tidak harus ke Sepang, cukup ke Sentul (?). Pasti penonton di Sentul 2017 lebih dari 200 ribu dan memecahkn rekor penonton dalam satu seri MotoGP. Kok bisa? Penonton MotoGP di Sepang yang berkisar 160 – 170 ribu penonton hanmpir 50% adalah penonton indonesia. Kebayang kan kalau Sentul jadi tuan rumah salah satu seri MotoGP tahun 2017. Sebagai catatan terakhir kali MotoGP digelar di Indonesia pada 1996 dan 1997. Saat itu ajang tersebut masih bernama GP500.

Tapi….apakah ini cuma mimpi ?

Seperti diketahui, om Carmelo Ezpeleta sebagai  CEO Dorna Sport pemilik gawean MotoGP berkumjung ke Jakarta dan memberi keterangan bahwa Indonesia resmi masuk ke dalam rencana rencana menyelenggarakan balap MotoGP 2017-2021. Kenapa Indonesia ? Karena fanatisme MotoGP di Indonesia adalah salah satu yang terbesar di dunia dan slot yang masih kosong karena tahun 2017 akan ada 20 seri MotoGP dibandingkan sekarang yang hanya 18 seri.

Hanya saja sulit juga mimpi ini jadi nyata. Kenapa? Beberapa bulan lalu Dorna justru menyebut India dan Thailand adalah dua negara yang punya peluang besar menambah kalender balap MotoGP setelah Austria masuk kalender balap 2016. Ezpeleta saat itu sempat berujar kepada Reuters tanggal 3 February lalu, dirinya berharap memasukan India dalam kalender MotoGP 2016. Alasannya, India merupakan negara terbesar kedua setelah China dalam pasar sepeda motor.

Selain India ada juga Thailand, bahkan peluang Negeri Gajah Putih yang sukses menyelenggarakan balap Superbike di Sirkuit Buriram United. “Di kawasan Asia Tenggara, kami sudah melihat langsung kondisi sirkuit Thailand. Ajang Superbike di sana sangat sukses dan kami sudah menerima proposal untuk mengadakan MotoGP. Kini kami tinggal menunggu mana yang lebih siap antara Thailand atau Brasil,” ucap Ezpeleta dilansir MCN, 24 April lalu

Dari segi sarana Sentul masih harus berbenah besar-besaran, mulai dari track, hospitality sampai sarana pendukung hotel dan lain sebagainya seperti kata om Ezpeleta, “Kami sangat bangga menawarkan sejumlah negara untuk menjadi tuan rumah. Tapi, ada beberapa kebutuhan yang harus dipenuhi terkait fasilitas”. Tuh, kan.

Jadi…untuk menghadirkan MotoGP 2017 jalan masih panjang dan kerjasama semua pihak mulai dari pemerintah RI, pengelola sirkuit Sentul dan pecinta MotoGP supaya tidak menjadi WACANA tapi kenyataan, bukan hanya mimpi di siang bolong.

 

 

 

Categories: Flash News | 1 Comment

Post navigation

One thought on “Indonesia MotoGP 2017 : Mimpi yang jadi nyata atau sekedar Wacana ?

  1. mantap om artikelnya , lanjutkan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: