Monthly Archives: October 2015

Drama MotoGP Malaysia 2015

Screenshot_2015-10-25-20-31-42-824

Drama di Sepang berakhir dramatis akibat insiden di lap ke-7 antara Rossi dan Marquez sehingga Rossi harus terkena hukuman dari  Race Director.

MotoGP Transformer 08

Jika melihat ulang kontak yang terjadi antara Rossi dan Marquez maka akan timbul banyak spekulasi apa yang sebenarnya terjadi siapa yang benar. Yang jelas Rossi mendapat hukuman start dari posisi paling belakang pada race terakhir di Valencia 8 November nanti. Kenapa bisa start dari paling belakang padahal hukuman yang diterima adalah mendapat 3 point hukuman?

IMG_20151025_162200

Sistem point penalti itu sendiri dipergunakan MotoGP sebagai jawaban untuk mengantisipasi kelakuan negatif pebalap, semisal membahayakan rider lain. Jumlah poin penalti berkisar antara satu sampai sepuluh, dengan sanksi diterapkan pada batas tertentu.
Setiap pebalap yang mencapai empat poin penalti akan mengawali balapan berikutnya dari posisi paling belakang. Itulah hukuman yang diterima the Doctor, mengingat sebelumnya musim ini ia juga sudah mendapat satu poin penalti di kualifikasi MotoGP San Marino lalu, akibat dinilai menghambat laju Jorge Lorenzo. Jadi hukuman untuk Rossi adalah merupakan akumulasi dari poin hukuman kepadanya–yang membuat the Doctor harus start dari posisi terakhir di Valencia karena sudah mengumpulkan empat poin penalti pada musim ini. Jadi Rossi tetap berhak mendapat poin 16 sebagai peringkat ke 3.

Keputusan Race Director yang diketuai Mark Webb sendiri dinyatakan sudah direspons oleh tim Rossi, dengan cara mengajukan naik banding terhadap hukuman tersebut, demikian juga dengan pihak Honda.

Conspiracy Theory

The Doctor sendiri sudah mengungkapkan adanya kemungkinan Marquez akan membantu Lorenzo untuk menjadi juara dunia tahun ini saat konferensi pers di Sepang. The Doctor menyatakan bahwa konspirasi ini mulai dari seri Philip Island berlanjut di saat kualifikasi di Sepang dimana Marquez keluar dari paddock untuk ke sirkuit yang tidak seperti biasanya.

Dan saat balapan Marquez memaksa duel dengan Rossi sehingga Rossi tercecer dari Lorenzo. Artinya tahun ini bukan lagi duel antara Honda vs Yamaha tapi Spanyol vs Rossi.

Dengan race terakhir di Valencia yang merupakan kandang Lorenzo, dan Rossi start dari posisi terakhir maka sudah dipastikan Lorenzo akan menjadi juara dunia tahun 2015.

Lorenzo akan gagal menjadi juara di Valencia jika duo Italiano di Ducati bisa menjatuhkan Lorenzo sampai DNF, tapi kecil kemungkinan itu akan terjadi. Artinya Lorenzo akan lenggang kangkung sebagai juara dunia.

Hanya saja tindakan Lorenzo yang meninggalkan podium tadi setelah menerima piala belum bisa diterima banyak penonton yang hanya gara-gara disorakin penonton membuat Lorenzo sakit hati dan meninggalkan podium tanpa menyiramkan sampanye-nye bersam Pedrosa dan Rossi.

Yang jelas dengan adanya insiden ini maka adegan-adegan berikut antara Rossi dan Marquez tidak akan tersaji lagi di MotoGP :

Dan hasil penerawangan tadi sesaat setelah finish adalah the Doctor akan pensiun dari MotoGP dan beralih ke WSBK 2016 apapun hasil MotoGP tahun ini. Yamaha sendiri sudah siap terjun ke WSBK 2016 secara dadakan, sementara Ducati akan mencoba merayu Rossi untuk menunggang Panigale.

Yang jadi pertanyaan “apakah MotoGP akan tetap semenarik saat VR46 masih membalap” atau “MotoGP akan kehilangan penonton karena Rossi akan memboyong fans boy nya ke WSBK”…

-dari berbagai sumber-

Categories: MotoGP | Leave a comment

Indonesia MotoGP 2017 : Bukan Lagi Mimpi di Siang Hari

Akhirnya asa menonton salah satu seri MotoGP di Indonesia mungkin akan segera teruwujud setelah CEO Dorna Sport Carmelo Ezpleta bertemu Menteri Pemuda dan Olah raga (Menpora) Imam Nahrawi di Jakarta, Rabu 21/10/2015.


Dalam pertemuan tersebut dibahas tentang kesiapan rencana Indonesia menggelar MotoGP 2017 di Sirkuit Sentul, Bogor. “Pada dasarnya kami setuju untuk memberikan Indonesia satu slot untuk ikut menggelar rangkaian balap musim 2017,” kata Ezpleta.

Dorna Pastikan Indonesia Gelar MotoGP 2017

Carmelo Ezpleta, CEO Dorna

Ada tiga poin penting yang dihasilkan dalam pertemuan tersebut. Antara lain pemerintah diminta gerak cepat menyusun Letter of Intent (LOI) dan Master Plan. Dua hal ini penting mengingat Dorna akan melakukan general assembly pada akhir November mendatang untuk membahas dan meninjau komitmen Indonesia sebagai tuan rumah.

“Perlu diketahui juga bahwa banyak negara lain yang sudah mengantre atau bersaing menjadi tuan rumah. Untuk itu, Indonesia diharapkan bisa begerak cepat mematangkan segala persiapan, khususnya sampai akhir bulan November. Karena selain persiapan itu, Indonesia juga harus membuat master plan,” sambung Carmelo.

Saat ini Indonesia masih terkendala tiga hal untuk melengkapi persyaratan yang diajukan Dorna. Menurut Ezpleta, tiga hal tersebut adalah kepastian hukum, dana dan kesiapan infrastruktur.

Walaupun demikian menurut juru bicara Kemenpora Gatot Dewa Broto mengatakan bahwa pemerintah telah berkomitmen untuk menyelenggarakan MotoGP di Sirkuit Sentul pada 2017. “Pemerintah serius menyambut kepercayaan Dorna, tapi memang beberapa hal masih perlu dibahas untuk mempersiapkan MotoGP 2017 di Indonesia,” kata Gatot.

Dengan perkembangan terbaru ini adalah bukan mimpi kita melihat MotoGP berlangsung di sirkuit Sentul tahun 2017 dan semuanya tergantung dari Pemerintah, dengan kata lain bola ada di tangan pak Jokowi. Jika semua prasyarat yang diajukan Dorna maka akhir November sudah bisa dipastikan MotoGP 2017 akan hadir di Indonesia.

WELCOME TO INDONESIA, MOTOGP 2017 !!!

    

Categories: Flash News | Leave a comment

AWAS !!!! “NGEBUT” = Rp 500.000

Buat yang suka ngebut di jalan raya karena merasa seperti “Ali Topan Raja Jalanan” sekarang sudah harus stop hobby anda yang “jelek” dan membahayakan diri sendiri dan orang lain.

20091

Ckk…cckk…ckkk….

20092

Ngakunya touring wisata tapi, haddeehhh….

20095

Sudah nggak “ngebut” lagi, Ma…

Kenapa? Menurut isu di kalangan “Speed Freak” pemerintah melalui Kementerian Perhubungan telah mengeluarkan regulasi Tata Cara Penetapan Batas Kecepatan yang tertuang dalam PM 111 Tahun 2015 yang sudah diterbitkan sejak Juli 2015 lalu.

Memang sih belum langsung berlaku karena masih dalam tahap sosialiasi dulu dan akan berlaku efektif ada bulan Februari tahun 2016.

Aturan ini mengatur batas kecepatan kendaraan melalui tipe jalan.
Pasal 3 Ayat (1) dan (2) dalam UU tersebut bahwa setiap jalan memiliki batas kecepatan paling tinggi yang ditetapkan secara nasional. Ayat (4) menjelaskan ada empat kategori pembatasan kecepatan yang diatur melalui tipe jalan, yakni jalan bebas hambatan, jalan antarkota, jalan di kawasan perkotaan, dan jalan di permukiman.

Jalan bebas hambatan (tol) kecepatan paling tinggi 100 kpj dan minimal 60 kpj dalam kondisi arus bebas.
Jalan antar kota paling tinggi 80 kpj,
Jalan di kawasan perkotaan maksimum 50 kpj
Jalan di permukiman maksimum 30 kpj.

Waduh, gimana mau jalan dengan kecepatan 80 kmj kalau orangnya sudah hobby plus ditunjang sama motornya, apa mesti dikiloin aja motornya ya?

IMG_20150301_063126IMG-20140720-WA0014

Siap-siap dijual murah, diskon abis nih

wall-art-600x441Atau dilaminating dan digantung seperti ini…?

Apa sih akibatnya kalau ketangkap saat ngebut di jalanan ?

kena-tilang1

Katanya Kemenhub akan bekerjasama dengan pihak kepolisian dengan melakukan pengawasan melalui CCTV (hahahahahaiii…..). Segala bentuk pelanggaran akan dapat terdeteksi dan bisa diproses secara hukum.

Untuk sanksi bagi yang melanggar batas kecepatan paling tinggi atau paling rendah yakni terdiri dari dua pilihan. Pertama kurungan paling lama 2 (dua) bulan…..

20094

atau denda paling banyak Rp 500.000 di sidang pengadilan tilang.

gakkum_mekanisme_bukti_pela

Tapi kalau terpaksa “ngebut” dan ketangkap jangan melakukan hal ini ya, gak bagus lho.

Polisi

Keep safe riding !!

Categories: Flash News | Leave a comment

Blog at WordPress.com.