Dynotest

10542699_919268494753994_1947373114458122136_o

 

Buat pecinta motor yang suka ngoprek-ngoprek tetntu sudah familar dengan yang namanya “Dynotest”. Atau jika kita lihat di brosur yang dibagikan SPG di mall-mall pasti tercantum di spesifikasi besar tenaga sekian HP atau Torsi sekian, ya kan….

1507546spg-makassar4780x390

Motornya kinclong ya mbak….

 

Trus hubungannya apa anatar dynotest dan tenaga  atau torsi ?

Dynotest adalah suatu metode pengujian performa mesin kendaraan ( dengan cara melihat power (tenaga) dan torque (torsi).

Torsi adalah kemampuan mesin untuk menggerakkan atau memindahkan motor dari kondisi diam hingga berjalan. Torsi berkaitan dengan akselerasi. Pada saat kita merasakan tubuh kita terhempas ke belakang saat berakselerasi, menunjukkan besarnya angka torsi pada mesin tersebut.

Sedangkan power adalah seberapa cepat kendaraan itu mencapai kecepatan tertentu. Misalnya suatu si KT  dapat mencapai kecepatan 0-100km/jam hanya dalam waktu 10 detik, sementara si DK mampu hanya dalam waktu 6 detik, dikarenakan si DK memiliki angka Power yang lebih besar dari si KT.

Dynotest sendiri terbagi 2 jenis, yakni Engine dyno dan Chasis dyno.
Engine dyno, output dari gear box langsung ke belt mesin dyno, hanya pabrikan yang memiliki alat ini.
engine dyno
Chasis dyno adalah motor diikat di roller lalu dijalankan seperti sedang berkendara di jalan raya. Ini yang umumnya dilakukan di bengkel-bengkel tertentu.

ultraspeed-2

Dynotest (chasis dyno) di bengkel Ultraspeed Jakarta
 Kapan kita perlu lakukan dynotest pada kendaraan kita ? Biasanya dari spek dari pabrikan sudah mencatumkan power mesin. Pada saat kita mengganti parts kita bisa mengecek apakah ada perubahan atau tidak.
Pada brosur si DK power-nya adalah 16.5 HP. Setelah diracuni member CBR Club Bali untuk mengganti beberapa parts racing baru kemudian dinaikin ke mesin dyno di bengkel Gede Widi. Ternyata saat itu terjadi kenaikan torsi dan power dimana power terdongkrak menjadi sekitar 18 HP. Kenceng dunk…? Ternyata nggak juga karena yang naik berbobot karung beras sih, hehehehehehehe…..
Untuk mengetes power dan torque motor gak perlu di jalan raya lagi, bahaya ….
20110821_Tersungkur_Di_Aspal_Saat_Balapan_Liar_
Siapa sih yang perlu dyno test?
Pabrikan :
Produsen yang memproduksi suatu alat yang di klaim dapat meningkatkan performa mesin, perlu menguji produknya. Dengan demikian produknya dapat dipertanggung jawabkan.
Umum :
Umumnya dynotest perlu dilakukan saat akan dan setelah melakukan modifikasi pada mobil/motor, untuk dapat dilihat berapa peningkatan performa yang diperoleh dari modifikasi tersebut.
Tuner / Racer :
Diperlukan untuk mendukung proses Tuning mesin. Naik-turunnya grafik Power, Torque dan AFR (perbandingan udara dan bahan bakar) digunakan untuk mengatur setting ignition timing dan fuel pada komponen mesin maupun komputer mesin (ECU). Dengan pengaturan yang detail dan baik, performa mesin menjadi sangat optimal dan efisien, sekaligus aman.
hasil-dynotest-yamaha-r25-motorplus
Hasil Dyno R25
Dengan dynotest kita bisa tahu perbedaan antara sebelum dan sesudah penggantian parts, bahkan kita bisa tahu kemampuan hasil oprekan mekanik hanya dengan melihat hasil dyno.
the_good_dinosaur
This  is not a dynotest machine butGood Dynosaur
Hanya saja yang perlu diingat bahwa hasil dynotest sangat tergantung pada banyak hal sehingga mungkin saja run 1 dan run ke-2 di mesin yang sama berbeda hasilnya.

 

Categories: Flash News | Leave a comment

Post navigation

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: