Ride to KNO : Short Sunmori 15117

screenshot_2017-01-15-11-38-00-27

Ahhhh, rasanya dah setahun si DK nganggur di rumah, gak pernah diajak riding sunmori lagi. Apalagi beberapa saat lalu keputusan untuk menggantung si DK sudah bulat, hadddeehhh…..

img20170115102528

Nasib si DK yang “tergantung”

Apakah cerita si DK berakhir di KM 20.000 di umurnya yang sudah 5 tahun ? Belum tentu….

img20161215144245

Pas lagi sibuk jadi driver antar jempiu tiba-tiba “ping” notifikasi WA bunyi dan terbaca ajakan Sunmori dari el Capitan SBOC. Setelah dipikir dan ditimbang sekilas makjlebb langsung reply OK, lets go ride with SBOC.

Sampai rumah si DK disiapkan dan dipanaskan dekat kompor karena dah lama gak dipanasin.

img20170115102307

Ready to ride

Akhir kata minggu pagi si DK hadir di check point SBOC sekalian ngisi pertamax di SPBU SS  Adam Malik. Karena datangnya rada telat ketika sampai terlihat banyak moge yang sudah ngumpul disana. Bahhh…macam mana bisa meledak nih member SBOC sebanyak ini. Untung (bukan yang koh Aseng nih) ada Dody yang mengingatkan supaya parkir di tempat yang benar dan tepat. Karena setelah bertanya sebelum sesat di jalan ternyata teman-teman itu adalah club moge tetangga. Makanya kok banyak, heheheheh. SBOC sendiri juga banyak yang mau riding, tercatat ada 7 unit yang dah ready buat riding yaitu CBR1000RR (Argus dan koh Aan), Hayabusa (Charles), CBR600RR (si DK dan Dody),  Moto Guzzi (koh Hasan) dan NMax 1500 (Eko).

img20170115063106

Pas jam 0630 SBOC langsung gerak dengan tujuan KNO aka Kualanamu (bandara baru Medan) dan yang menjadi tujuan akhir adalah cafe D’Raja buat breakfast. Jarak tempuh sekitar 34 km kira-kira 40 menit lah dari titik start.

Lalu lintas ? Jalanan dalam kota sih sudah mulai kering tapi di beberapa titik masih basah sisa hujan semalam.  Lalu lintas…? Jam segini masih lenggang jalanan kota Medan sampai ke pertigaan Tg. Morawa dan Kualanamu.

Dari sini ke arah pertigaan Batangkuis ternyata jalanan lumayan ramai dimana banyak orang yang olah raga jalan pagi sambil cuci mata. Jadi belum bisa buka gas untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

screenshot_2017-01-15-11-22-14-217

Setelah kelokan pertigaan Batangkuis baru deh si DK di tes untuk menggapai top speed di tahun 2017, hehehehehe……Hasilnya ? Baru nyentuh 185 kpj terasa getaran yang cukup menggangu dan roda depan yang tidak stabil. WTF with si DK ? Langsung throttle gas dilepas daripada kehilangan kontrol dan gedubrakk.

Untungnya check point D’Raja Cafe sudah dekat sehingga langsung bisa ngecek apa yang salah dengan si DK. Sepertinya tidak ada yang salah jadi mungkin harus berkonsultasi dengan seseorang mantan mekanik di Jakarta yang sekarang menjadi pengusaha warung di bilangan Tomang –  Jakarta sana.

Di parkiran D’Raja semua motor dijejerin dengan rapi dan helm serta jaket ditaruh pada tempatnya maka mulailah tukang foto amatiran sampai yang pro beraksi dan pasang aksi tanpa pesan makan buat sarapan. Perut yang mulai kriuk..kriuk pun dilupakan karena photo session. Dimana-mana sama aja nih…..

img20170115084225

img20170115084408

Bosan foto-foto baru deh duduk dan mesan makan buat sarapan. Awalnya terlihat sopan waktu mesan hanya mesan satu porsi seorang. Ternyata itu cuma kamuflase aja, pada nambah semua kayak kelaparan gitu deh. Idomie, nasgor, migor dihajar bersih.

img20170115080604

Sebelum ngantuk dan ketiduran karena kekenyangan mending segera siap-siap pulang ke Medan, begitu kata yang senior. Makanya jam 09.00 langsung siap -siap buat ride back ke rumah masing-masing. Tapi sebelum bergerak mending nyoba Moto Guzzi dulu ahh, mumpung ada motornya.

img20170115084952

Moto Guzzi yang cafe racer ini ternyata tidak seperti yang dibayangkan, suara mesinnya tidak kasar untuk mesin bertipe V, dipakai jalan di seputaran parkiran pun rasanya easy to ride. Kayaknya next ride harus coba yang lama buat di-explore lebih dalam tapi tergantung koh Hasan mau dipinjamin nggak, hehehehehehe……

Perjalanan kembali ke Medan ternyata masih bisa nge-track dikit karena jalanan yang padat dan banyak yang mutar balik. Lumayan buat memacu adrenalin lah. Dan kayaknya duo supersport CBR600RR ini kok lengket aja terus kayak perangko ya? Ada apa ini?

screenshot_2017-01-15-11-22-02-276

Rute Tg. Morawa – Medan jalanan sudah padat dengan berbagai kendaraan bahkan harus nyelip-nyelip dengan kewaspadaan tinggi menghadapi betor dan angkot. Untungnya (sekali lagi) tidak ada insiden, jadinya semua tiba di rumah masing-masing dengan selamat.

Sampai di rumah baru bisa ngecek si DK dengan teliti, hasilnya adalah kebocoran pada seal shock absorber (sokbreker) sebelah kanan bawah. Hadddeeehhh….waktunya diganti seal dan olinya menurut pendapat mekanik yang di Denpasar, juragan Aura Racing.

Ya…asudahlah. Besok dibawa ke Enginerring Moto buat di cek dan diganti sebelum acara Anniversary SBOC minggu depan.

img20170115102146

Pempers mana….pempers mana !!!!

Categories: S.B.O.C, Touring | Leave a comment

Post navigation

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: