Selamat hari raya Idul Fitri 1438 H

Selamat merayakan hari kemenangan buat saudara-saudara yang merayakan…

“satukan tangan teguhkan hati di hari kemenangan, mohon maaf lahir bathin”

 

IMG_20170624_184825

Categories: Uncategorized | Leave a comment

The Doctor, antara MotoGP & WSBK

Image result for wsbk logo

 

Kaget aja pas baca berita kalau VR46 akan balapan di WSBK dengan fasilitas wild card tahun ini. Apa mungkin secepat itu VR46 pindah ke lain hati ?

 

Sepertinya isu ini bisa menjadi kenyataan mengingat hasil seri Mugello dan Catalunya cukup mengecewakan. The Doctor bahkan katanya sampai marah-marah karena tunggangannya YZR-M1 sangat tidak friendly dengan gaya riding-nya. Dengan sisa durasi kontrak setahun maka ada kemungkinan The Doctor merambah ke WSBK nih jika Yamaha tidak mendengar keluhannya. Apalagi Race Director WSBK Gregorio Lavilla dalam wawancara degan GPOne di sela-sela WSBK San Marino 2017 di sirkuit Misano, Minggu (17/6) lalu sempat menyatakan, “…Akan sangat menyenangkan mendapatkan wild card buat Valentino Rossi berlomba di beberapa balapan. Saya inginnya Rossi balapan beberapa kali di WSBK dan biar ia berpikir bahwa kami di WSBK akan memperlakukannya dengan baik.”

 

Wah, kalau seperti ini maka The Doctor akan mengikuti banyak pembalap MotoGP yang beralih ke WSBK seperti the Roman Emperor “”Max Biaggi, Carlos Checa, Eugene Laverty,  Stefan Bradl, Kentucky Kid Nicky Hayden dan masih banyak lagi.

Seandainya The Doctor pindah ke WSBK, bisakah kompetitif dengan Kawasaki atau Ducati yang merajai WSBK beberapa tahun terakhir ini? Kayaknya The Doctor gak akan kesulitan menggunakan YZF-R1 karena pada tahun 2013 turut serta dalam pengembangan YZF-R1 buat WSBK. Artinya aura The Doctor ada di R1 ini…

Image result for rossi with yzf-r1

 

 

Dan kalau The Doctor jadi hijrah ke WSBK maka pemandangan seperti ini akan menghilang dari race day MotoGP, dan mungkin MotoGP akan mengikuti F1 yang semaki kehilangan pamor sejak kehilangan Michael Schumacher.

Image result for fans rossi in race day

 

Kalau sudah begini maka yang akan ditunggu di depan tv bukan lagi siaran langsung MotoGP di hari minggu tapi WSBK di hari sabtu dan minggu. Kita tunggu aja karena masih ada setahun lagi…

Categories: MotoGP | Leave a comment

Selamat Jalan Nick….

Juara dunia MotoGP 2006 itu ditabrak mobil saat sedang bersepeda  di kawasan Rimini, Italia, Rabu (17/5/2017) akhirnya meninggal dunia di usia 35 tahun pada Senin (22/5/2017). Keluarganya yang diwakili sang kakak, Tommy Hayden, langsung memberikan pernyataan :

“Atas nama seluruh keluarga Hayden dan tunangan Nicky Jackie, saya mengucapkan terima kasih kepada semua orang atas pesan dukungan mereka. Hal itu sangat menyenangkan bagi kami karena mengetahui Nicky telah menyentuh begitu banyak kehidupan orang dengan cara yang sangat positif,” tutur Tommy dikutip Crash.

“Meskipun ini waktu yang menyedihkan, kami ingin semua orang mengingat Nicky di momen bahagianya yakni saat sedang menunggangi motor. Mimpi masa kecilnya adalah menjadi pebalap profesional dan dia tidak hanya meraihnya, tapi juga berhasil mencapai puncak olahraga pilihannya dengan menjadi Juara Dunia. Kami sangat bangga.”

“Terlepas dari kenangan ‘publik’ ini, kami juga akan memiliki banyak kenangan indah dan bahagia dengan Nicky di rumah Kentucky, di hati keluarga. Kami semua akan sangat merindukannya.”

“Penting juga bagi kami untuk berterima kasih kepada semua staf rumah sakit atas dukungan mereka yang luar biasa, mereka sangat baik. Dengan dukungan lebih lanjut dari pihak berwenang dalam beberapa hari mendatang, kami berharap bisa segera memulangkan Nicky,” tutup pernyataan Tommy.

 

Nicky Hayden

 

Berkiprah di MotoGP sejak 2003 hingga 2015, Hayden yang dijuluki “the Kentucky Kid” berhasil meraih satu gelar juara dunia MotoGP, berhasil menghentikan dominasi Valentino Rossi di musim 2006.

 

 

Ciao, champ…. You’re one of the best in modern MotoGP

Nicky Hayden 1

 

Categories: Uncategorized | Leave a comment

Short Touring : Sunmori 14517 to GH

Planning Sunmori dengan si KT sebelum on duty di Natuna  Sea minggu ini adalah short  ride dengan mr. A buat sarapan pagi di Penatapan, Brastagi sekedar makan wajik dan ngeteh. Maklum sama-sama penunggang CBR Old yang sudah sangat jarang beredar di Medan, sekalian manasin si KT yang  terduduk lama banget.

 

Sayangnya rencana ini berantakan karena mr. A harus menghadiri undangan yang gak bisa ditinggal, jadi batal deh tuh Sunmori. Hikss kena PHP…. Ya sutra lah, quality family time sudah sebelum berangkat on duty.

 

Screenshot_2017-05-16-09-40-34-125

Mr. A in action !! Siapa dia ….???

 

 

Sebelum tidur tiba-tiba ada message masuk dari Yang Mulia President SBOC lagi (hihihihihih…..), seperti ini ini :

Screenshot_2017-05-16-08-54-07-326

Dah jadi om-om nih

Terereeeett…..!!! Langsung saja di iyakan lah tanpa banyak cakap, toh cuma ke GH buat sarapan. Ternyata halo-halonya sudah ada dari hari kamis di group cuma saja karena sibuk ternak teri jadi gagal baca dah.

 

IMG-20170513-WA0038

 

 

Singkat kata, jam 0530, si DK dah ready di depan rumah siap untuk menuju check point SS. Adam Malik. Sempat ragu-ragu mau bawa helm yang mana, KYT atah MSA type Seadrill. Sebenarnya dah mau pakai MSA cuma harus pakai ekstra penutup hidung pelindung abu jadi dengan sangat terpaksa pakai KYT aja. Toh KYT keren juga, hehehehehe…

 

IMG20170514095121

 

 

Jam 0545 dah di check point tapi kok oknum-oknum SBOC gak ada, malah yang ada HSBC yang juga mau ke GH juga. Bahhh…ngaret lagi. Sempat terlihat sebuah HD yang masuk bentar trus pergi lagi, seperti kenal sama rider nya tapi… Jadilah si DK terselip diantara HSBC seperti anak tiri yang hilang.

 

IMG20170514061438

Si DK ditinggal pergi HSBC, “oohh sendiri lagi di pagi hari…”

 

 

Tak lama kemudian baru hadir Argus, ko Aan, Awie(CBR1000RR) dan seseorang yang tidak mau disebut namanya (kita sebut saja “Mawar”) karena satu alasan menggunakan Hayabusha biru. Jam 0610 langsung gerak menuju Green Hill buat sarapan. Si DK yang paling kecil nih diantara yang lain, apa harus nik cc ya? Ntar namaya ganti si BK, lumayan keren.

 

Malasnya kalau jalan setelah jam 0600 di Medan adalah jalanan dah mulai padat, walau masih bisa selap-selip buat moge.

 

Seperti biasa rute Medan-Pancur Batu adalah jalur pemanasan dimana kita bisa buka gas walau gak maksimal diselingi turun gas dan engine brake buat manasin ban dan brake. Tapi alasan sebenarnya adalah jalanan yang mulai padat dan banyak yang nyebrang jalan, hhihihi….

 

IMG-20170514-WA0040

 

 

Baru setelah Pancur Batu mulai kejar-kejaran di rpm tinggi. entah kemasukan mahluk apaan semalam, si Argus yang biasanya leading di depan malah main aman di posisi ketiga. Terpaksa si DK di posisi ke-4 belakang sang President SBOC. Bukan apa-apa, karena sejak ride bareng di PCM pun selalu di si DK belakang si Argus buat jaga jangan sampai di ketinggalan karena saat itu masih ride dengan Ninin 250. Kebiasaan ini terbawa terus sampai sekarang. Jadilah ko Aan yang lead the way, “Mawar”, Argus, si DK dan Awie sebagai sweeper.

 

Sebelum sumber air PDAM, SBOC ketemu lagi sama HSBC yag seperti sedang dikejar hantu kencengnya. Ntah bagaimana si Mawar pun terbawa mereka, buseet dehhh. Trek lurus dan tikungan kiri kanan betu-betul dinikmati. Sempat tercatat speed di trek lurus 180 kmj sayangnya gak bisa dapat top speed si DK karena faktor safety dimana banyak kendaraan saat itu, hehehehehee….

IMG20170514081556

Seperti tuannya (si Mawar), unit nya pun harus off dari photo

Tiba di GH jam 0700 kurang dikit, si Mawar dah parkir manis di bawah pohon sendirian. ada juga rider HD yang terlihat sebelumnya di start point SS Adam Malik. Tuh kan benar, kayakna pernah tau nih rider….

 

IMG20170514080003

Awie O dengan HD

 

Ternyata di GH ramai banget ya kalau minggu pagi, banyak bikers dari Medan yang datang cuma buat sarapan. Belum lagi group “lebah” (istilah si Argus buat kaum “tawon”) yang menuju Penatapan atau Brastagi.

 

Pelindung “ndas’e”

 

 

IMG20170514072127

Menu sarapan sederhana ala biker

 

 

IMG-20170514-WA0017

Photo taken by “Mawar”

Pada saat mau ride back to Medan, ada nih yang datang sekedar say hello. Terlihat wajahnya yang pucat seperti kurang tidur dan lemah tapi sumringah bahagia. Ahhhaaaiii…….

IMG-20170514-WA0022

Eeehheeeemmmmm…..

Pas jam 0900 langsung bayar-bayar and prepare to ride back ke  Medan. Kelamaan duduk gak enak juga karena banyak bikers yang datang dan belum kebagian tempat duduk.

IMG-20170514-WA0042

Ready to ride back

Posisi saat pulang ko Aan langsung leading di depan sebagai RC. Buseeet dah, kenceng pula padahal sudah senior banget. Tringat dulu waktu pertama kali ride bareng beliau ini selalu di belakang, tapi sekarang, WOW deh buat beliau satu ini. Diikuti Argus, si DK, si Mawar dan Awie yang tetap di belakang sebagai sweeper pergi pulang.

IMG-20170514-WA0040

Tolong abaikan saja si “Mawar’ kali ini

 

 

Perjalanan pulang terasa lebih cepat, gak tau kenapa. Mungkin karena ko Aaan yang di depan kali ya, full throttle di rpm tinggi  dan si DK harus mengimbangi. Jalanan dah padat walu belum macet dari kedua arah.

 

IMG-20170514-WA0044

 

 

Pas di pasar and terminal Pancur Batu baru deh bisa side by side dengan ko Aan gara-gara lalu lintas yang tersendat di pasar dan terminal. Belum lagi di Padang Bulan (??) dekat tempat BPK terkenal “Tesalonika”, padat merayap. Ampunn deh,  keringatan gara-gara jaket touring plus mesin si DK yang ikut-ikutan kepanasan.

Hadddeehh, gak ada jalan lain lagi kah, Gus …?

 

See you guys on next touring, wayahe nyambut gawe sik.

 

Categories: S.B.O.C, Touring | Leave a comment

Busi, apakah itu ?

Ahhh, semua bikers tentu familiar dengan yang namanya busi. Tapi seberapa pentingkah si busi ini buat motor si bikers, yang pasti tanpa busi berarti dorong motor hehehehehehe……

Image result for busi di ruang bakar mesin

“Dorong mas….”

 

Kata “Busi” berasal dari bahasa Belanda “bougie” yang berfungsi  untuk membakar campuran bahan bakar dan udara di ruang bakar yang telah di kompres oleh piston. Pemakaian busi yang tepat akan memperoleh performa mesin optimal. Tapi harus memperhatikan beberapa hal penting, yaitu; suhu lingkungan, kapasitas ruang bakar dan perbandingan kompresi mesin. Hak paten untuk busi ini diberikan secara terpisah kepada Nikola Tesla, Richard Simms, dan Robert Bosch. Karl Benz juga merupakan salah satu yang dianggap sebagai perancang busi.

Image result for macam macam busi motor

 

 

Bagian-bagian busi

Image result for macam macam busi motor

Terminal

Terminal berada di bagian atas busi (lihat gambar di atas), terminal berfungsi untuk menghubungkan busi dengan kabel busi.

 

Insulator

Terbuat dari keramik atau bahan lain yang membungkus inti elektroda yang ada di dalamnya, insulator juga berfungsi sebagai isolator terhadap arus listrik yang mengalir di inti elektroda.

 

Ribs

Ribs adalah lekak-lekuk (seperti sirip dalam blok mesin) yang berfungsi untuk menambah kemampuan insulator dari keramik. jika busi terdapat ribs maka jarak antara inti elektroda dengan ground akan semakin jauh dan hambatan inti besi dan ground semakin besar sehinggga tegangan tidak melompat dari inti busi ke ground di sekitar busi berada

Insulator Tip

Insulator tip adalah ujung dari insulator. Insulator harus tahan terhadap temperatur yang tinggi. Rata-rata insulator tahan hingga 650 derajat celcius dan harus tahan dengan tegangan hingga 60.000 volt. Panjang pendeknya insulator tip tergantung jenis busi apakah busi panas atau busi dingin

 

Seal

Befungsi agar hasil pembakaran di ruang bakar tidak bocor dan keluar melalui ulir busi.

 

Metal Case

Berfungsi untuk mengunci busi ke kepala silinder (cylinder head). Metal case juga berfungsi sebagai penghantar panas yang baik agar panas dari busi dapat di pindahkan ke tempat lain.

 

Center Electrode

Inti elektroda terhubung ke terminal kepala busi melalui konektor internal yang terbungkus oleh keramik insulator (lihat gambar). Ujung elektroda biasanya terbuat dari campuran tembaga besi, nikel, chromium dan lain lain. Yang sering di gunakan adalah dari tembaga

 

Side Electrode

Elektroda samping atau ground terhubung dengan body atau bagian ground kendaraan bermotor.

 

Cara kerja busi

Secara sederhana cara kerja busi digambarkan sebagai berikut. Busi tersambung ke tegangan yang besarnya ribuan Volt yang dihasilkan oleh koil pengapian (ignition coil). Tegangan listrik dari koil pengapian menghasilkan beda tegangan antara elektrode di bagian tengah busi dengan yang di bagian samping. Arus tidak dapat mengalir karena bensin dan udara yang ada di celah merupakan isolator, namun semakin besar beda tegangan, struktur gas di antara kedua elektrode tersebut berubah. Pada saat tegangan melebihi kekuatan dielektrik daripada gas yang ada, gas-gas tersebut mengalami proses ionisasi dan yang tadinya bersifat insulator, berubah menjadi konduktor.

Setelah ini terjadi, arus elektron dapat mengalir, dan dengan mengalirnya elektron, suhu di celah percikan busi naik drastis, sampai 60.000 K. Suhu yang sangat tinggi ini membuat gas yang terionisasi untuk memuai dengan cepat, seperti ledakan kecil. Inilah percikan busi, yang pada prinsipnya mirip dengan halilintar atau petir mini.

Image result for busi di ruang bakar mesin

 

Type busi

Secara umum kita tahu ada type busi menjadi busi standar pabrikan dan busi racing.  Jadi banyak bikers yang sudah masang busi racing iridium untuk motor yang sudah dioprek. Sebenarnya busi ada 5 type, yaitu :

1. Busi standar

Busi standar merupakan bawaan sepeda motor setiap diluncurkan dari pabrikan. Bahan ujung elektroda dari nikel dan diameter center electrode rata-rata 2,5 mm. Jarak pemakaian busi standar bisa mencapai 20.000 km ketika kondisi pembakaran normal dan tidak dipengaruhi oleh faktor lain seperti oli mesin dan konsumsi BBM yang berlebihan akibat peningkatan spek karbu.

2. Busi Platinum

Busi Platinum cukup disukai pengguna sepda motor penghobi touring karena kinerjanya yang cukup memuaskan. Bahan ujung elektroda terbuat dari nikel dan center electrode dari platinum sehingga pengaruh panas ke metal platinum lebih kecil. Diameter center electrode 0,6 mm – 0,8 mm. Jarak pemakaian busi platinum dapat mencapai lebih dari 30.000 km.

3. Busi Iridium

Busi Iridium sering disebut sebagai semi kompetisi karena sering digunakan pada aplikasi tuner buat mesin non standar. Ciri khasnya ujung elektroda terbuat dari nikel dan center electroda dari iridium alloy warna platinum buram. Diameter center electroda 0,6 mm – 0,8 mm mm. Jarak pemakaian busi iridium berkisar 50.000 hingga 70.000 km. Daya tahan dan usia busi yang lama ini cocok digunakan untuk mesin motor besar diatas 150 cc.

4. Busi Racing

Busi Racing didesain dan dipersiapkan dengan bahan yang tahan terhadap kompresi tinggi serta temperatur mesin yang tinggi pula. Selain itu busi jenis ini dipersiapkan untuk mampu mengimbangi pemakaian full throttle dan deceleration. Busi Racing tidak sama dengan Busi Iridium dimana diameter center electroda relatif kecil meruncing macam jarum. Jarak pemakaian busi racing relatif pendek pada angka 20.000 hingga 30.00 km ketika mesin dominan berputar pada rpm tinggi diatas rpm 6000 dengan temperatur mesin yang cukup tinggi.

5. Busi Resistor

Busi Resistor sering disangka konsumen sebagai Busi Racing karena simbol atau logo R. Simbol R yang menggunakan huruf latin yang miring ini sering diartikan dengan Racing padahal bukan. Makna R yang dimaksud adalah resistor. Busi ini biasanya digunakan untuk melindungi perangkat elektronik digital berupa speedometer, indikator pada kendaraan yang memakainya, terhadap pengaruh gelombang radio dan sejenisnya. Kesimpulannya kode R pada busi mesti diingat sebagai perlindungan perangkat elektronik digital motor.

 

Lho, kok busi iridium bukan busi racing ya? Salah dong selama ini, hihihihihihihi…..

 

Busi panas dan busi dingin

Kita pun sering mendegar busi panas dan busi dingin. Maksudnya apa dan apa bedanya sih?

Pemakaian motor di lingkungan panas atau dingin, akan memberikan radiasi panas terhadap mesin berbeda. Demikian juga dengan mesin ber-cc besar tentu akan memberi panas lebih tinggi dibanding motor ber-cc kecil. Nah, juga semakin besar rasio kompresi ruang bakar tentu lebih panas daripada mesin dengan kompresi rendah. Itulah mengapa dibuat dua jenis busi yaitu busi anas ddan busi dingin.  Perbedaan keduanya ada pada panjang insulator. Busi dingin punya ujung insulator lebih pendek, sedang busi panas lebih panjang.

Related image

 

Busi Panas
Punya kemampuan susah melepas panas dan mudah jadi panas dibanding busi standarnya. Busi tipe ini enggak cocok bila bekerja pada temperatur ruang bakar tinggi. Sangat cocok bila dipakai untuk motor standar (sesuai bawaan pabrik).
Jika temperatur ruang bakar mencapai sekitar 850º Celcius, maka akan terjadi proses ‘pre-ignition’, di mana bahan bakar akan menyala sendiri sebelum busi memercikkan bunga api. Kondisi ini biasa disebut overheating (pemanasan ekstrem). Warna busi putih pucat.

Busi Dingin
Mudah melepas panas dan mudah jadi dingin. Busi tipe ini tak tepat bila bekerja pada temperatur ruang bakar yang rendah. Lebih cocok dipakai untuk motor khusus buat balap (bore-up).
Jika temperatur ruang bakar terlalu rendah, hingga di bawah 400º Celcius, maka akan terjadi proses ‘carbon fouling’, yakni bahan bakar tak mampu terbakar sempurna sehingga bahan bakar yang tak terbakar akan menumpuk pada busi. Warna busi hitam kering.
Penumpukan endapan karbon ini akan menyebabkan tumpukan kerak karbon yang lama-lama jadi keras dan bisa jadi sumber panas kedua (arang) setelah busi. Hal inilah yang menyebabkan gejala ‘detonasi’ atau ‘knocking’ (ledakan kedua, setelah busi memercikkan bunga api).

 

 

Jadi jangan main-main dengan busi kalau tidak ingin dorong motor ya. Pilih busi harus sesuai dengan kondisi mesin, jangan asal pilih sebelum nyesel di kemudian hari.

 

 

 

 

“dari berbagai sumber”

Categories: Tips n Trick | Leave a comment

Awas, knalpot panas !!!

Image result for pertolongan pertama pada kecelakaan

 

 

Pernah terkena panasnya knalpot motor waktu masih kecil? Rasanya bagaimana, sakitnya tuh disini (sambil nunjukin luka), hehehehehe….

Image result for luka kena knalpot

 

Rata-rata sepeda motor yang beredar di Indonesia knalpotnya ada di sebelah kanan, sehingga yang menjadi korban knalpot adalah selalu kaki kanan boncenger. Kecuali jika boncenger duduknya ngadep ke belakang baru deh yang kiri jadi korban seperti mbak yang di atas ini. Ada yang mau kenalan…? Kenapa bukan rider yang jadi korban ya ? Ada sih, tapi jarang banget, misalnya rider iseng yang nempelin tuh betisnya ke knalpot.

Image result for boncenger

 

Untungnya sepeda motor sekarang sudah banyak yang pakai pelindung panas untuk mengurangi bahaya kulit kontak dengan knalpot, walaupun tidak melindngi 100% tapi paling nggak lebih aman dikit lah.

 

Image result for yamaha mio

 

Image result for motor bebek

 

Yang perlu diingat adalah walaupun sudah terpasang heat protection di knalpot bukan berarti kaki kita aman dari sengatan knalpot panas ya.

 

Trus apa yang harus kita lakkan kalau kaki atau betis kontak dengan knalpot panas sepeda motor? Yang perlu diperhatikan adalah bahwa pada dasarnya kulit yang terkena knalpot membutuhkan penanganan luka bakar. Dan untuk mencegah bekas luka yang terlalu parah, maka pertolongan pertamanya juga harus benar. Jika penangan sejak awal sudah salah maka akan membutuhkan perawatan yang lebih serius.

 

Gejala umum kulit kontak dengan knalpot panas adalah :

  • Sakit yang buruk pada area kulit seperti rasa terbakar, panas, perih dan sangat tidak nyaman.
  • Bagian kulit yang terkena knalpot akan memerah, lalu menghitam dan melepuh (namun beberapa orang bisa mengalami bekas luka yang sangat buruk).
  • Ada cairan yang mengisi pada bagian luka akibat knalpot yang terlihat menggembung. Jika cairan dikeluarkan maka ada bau yang tidak nyaman dan rasa sangat perih.
  • Bengkak pada bagian kulit yang terkena knalpot.

 

Yang harus dilakukan setelah kulit kontak dengan knalpot panas adalah :

1. Lepaskan Media Panas

Segera setelah merasa terkena knalpot maka hindari sumber panas. Jika bagian area yang terkena knalpot dilapisi kain seperti celana, maka segera lepaskan kain tersebut. Cara ini bisa membantu agar rasa panas bisa segera hilang dari area kulit yang paling dekat. Lakukan dengan hati-hati agar bagian kulit yang terkena knalpot tidak bersentuhan dengan media apapun.

2. Dinginkan Kulit yang Terkena Knalpot

Berikutnya adalah mendinginkan luka. dengan air mengalir dari kran atau selang untuk membersihkan luka. Jangan menggosok bagian kulit dengan tangan atau alat apapun, jangan mencampur air dengan bahan apapun karena yang dibutuhkan hanya air dingin. Lakukan pendinginan ini selama 15 menit dan jangan menggunakan es karena es bisa menyebabkan peradangan pada luka.

3. Sterilkan Luka dengan

Untuk menyembuhkan luka adalah untuk menerapkan larutan garam ke luka, kemudian bersihkan dengan kain kasa dan semprotkan larutan ini lagi dan tunggu sampai kering. Larutan garam ideal untuk mengobati jenis luka bakar untuk menumbuhkan jaringan kulit sambil menghindari infeksi.

4. Tutup Luka dengan Kain Kasa

Jika luka , maka tutup luka dengan kain kasa yang steril. yang sudah diberi larutan garam pada. Cara ini bisa membantu agar luka tidak menjadi infeksi, jaringan kulit tidak rusak dan tidak meninggalkan bekas. Ganti kain kasa selama beberapa kali dalam sehari.

5. Jangan Menarik Kulit

Jangan menarik kulit karena menarik kulit bisa menyebabkan penularan kuman, virus atau bakteri. Selain itu bisa membuat jaringan luka pada kulit menjadi lebih buruk. Anda mungkin merasa bekas ini tidak nyaman sehingga tertarik untuk menghapus bagian yang menggembung. Biarkan bagian kulit hingga benar-benar mengering sendiri.

6. Berikan Gel Lidah Buaya

Kalau luka yang ditimbulkan cukup ringan, maka kita bisa memberikan gel lidah buaya ketika gelembung udara pada kulit hampir kering. Khasiatnya bisa membantu memulihkan jaringan kulit sehingga luka tidak berbekas.

7. Selalu Menutupi Luka

Selalu menutup luka dengan kain kasa untuk menghindari gesekan dengan kain dari celana atau pakaian. Selain itu menutup luka juga bisa membantu mencegah infeksi. Sebaiknya luka ditutup dengan kain kasa yang ringan, yang tidak meninggalkan bekas dan tidak menyebabkan tekanan pada luka.

Obat Kulit Kena Knalpot Motor

 

 

Bagaimana cara menghindari luka akibat kontak dengan knalpot panas? Yang paling utama adalah jadilah rider jangan boncenger. Kalau terpaksa jangan menggunakan sepeda motor tapi pakai sepeda atau mobil. Kalau tidak ada pilihan lain maka biasakan boncenger kalau turun dari motor harus dari sebelah kiri, rider turun dari depan, hihihihihihi…..

 

“dari berbagai sumber”

Categories: Tips n Trick | Leave a comment

Sunmori End of April 2017 : Tongging

IMG-20170501-WA0101

 

Pesimis berubah jadi optimis saat Presiden SBOC yang mulia Argus Wibowo memberitahu jadwal Sunmori End of April ke Tongging. Wah…akhirnya bisa touring juga sama si DK. Back up plan sebenarnya dah ada kalau SBOC sepi maka ikut touring sama Cbr Club Medan dengan SI KT ke Siantar. Yihhaaaa……

IMG-20170502-WA0028

 

 

Langsung aja si DK dipanasin setelah sebulan lebih dicuekin, cek tekanan ban serta rantai diberi chain lube biar bisa tokcer larinya karena takut ketinggalan. Maklum aja sampai detik terakhir ada Ducati Peningpale 1195 yang mau ikut plus Superbike, hanyaSi DK dan Dodi aja yang nunggangin Supersport kaleng-kaleng.

PicsArt_04-29-05.15.28

Dah kinclong kan….

IMG20170429121455

Sempat bingung mau pilih yang mana buat ke Tomgging

 

Sunday morning si DK agak telat sampai di check point SS Adam Malik, terbukti baru juga sampai trus nambahin dikit Pertamax, eeehhh langsung diajak jalan. Ternyata yang sudah hadir ada Argus (CBR1000RR), Awie (CBR1000RR), koh Aan (CBR 1000RR), Dody (CBR600RR), Gunawan (BMW S1000RR), koh Afuk (Aprilia Dorsoduro 1200), Charles (Hayabusha 1300). Si DK untuk pertama kalinya yang paling telat. Kemana Peningaple, kok gak ikut? Ternyata yang punya takut pegal-pegal bawa si Peningpale ke Tongging, jadi lebih milih Dorsoduro. Mungkin karena faktor “U” (piss koh…).

 

IMG-20170430-WA0006

 

 

Pas 06.15 start dari SS Adam Malik langsung ke Brastagi buat sarapan sekalian ketemu kawan-kawan dari Siantar yang mau barengan ke Tongging. Masih dalam kota Medan gas udah panteng di rpm tinggi, seakan gak sabar buat maksimal. Maklum hari masih pagi jadi bisa kencang di sini walau terlihat agak nahan sedkit.

Selepas pasar tumpah Pancur Batu baru semua sibuk betot gas, si DK yang awalnya main aman di belakang jadi terpacu buat nempel depan sama Argus ynag selalu jadi RC abadi di SBOC, hihihihihi….. Trek lurus maupun tikungan dihajar terus dengan rolling high speed. Beberapa kali si DK terkaget-kaget diambil di trek lurus sama BWM dan Hayabusha, ediaannn.  Maklum trek lurus gak ada yang datang dari depan, puaslah mereka dua itu.

 

IMG-20170501-WA0095

 

Dorsoduro pun gak mau ketinggalan, motor boleh adventure bike tapi kalo dipegang koh Afuk kayanya gak ada bedanya deh dengan Superbike. Nempel terus sama yang lain, bahkan terlihat lebih sering kayaknya di depan. Dulu juga gitu waktu bawa KTM nya, nempel beliau satu ini rasanya ampun-ampun dah.

 

IMG-20170430-WA0083

 

 

Tiba di Brastagi 07.20, rasanya dah betot gas hamir mentok tapi kok lambat ya. Gak tau dehh… Yang jelas sampa di Brastagi langsung ke tempat biasa buat sarapan. Gak tau nama tempatnya, abis gak pernah nanya, hahahahahaa….

 

IMG20170430072540

Parkir  buat sarapan

 

Makannya seperti biasa….jaran ganti menu kalau disini. Yang jelas enak dan mengenyangkan bro.  kalau belum pernah, harus dicoba nih.

IMG20170430073200

Menu wajib di Brastagi

Sarapan sambil menunggu teman punya kawan yang dari Siantar sebelum bergerak ke Tongging. Rasa-rasanya masih terlalu pagi kalau ke Tongging juga, ntar yang rencananya mau makan siang dengang lobster malah jadinya makan pagi. Akhirnya ya duduk-duduk di Brastagi yang diperlama.

Tak lama kemudian datanglah kawan dari Siantar bergabung, Kurniadi (CBR1000RR) dan Kurniawan (CBR1000RR), dan si Black (ZX10R). Kayaknya mereka ini kembar tiga deh, kayaknya lho…

Jam 09.00an dah siap untuk bergerak ke Tongging, jadi rame nih 11 unit totalnya. Sayangnya jalanan Brastagi ke Kabanjahe dah padat, agak hati-hati karena banyak kendaraan yang dari depan kadang mengambil jalan terlalu ke kanan, plus sedkit jalan yang aspalnya dah lepas sejak tahun kapan itu.

Lepas Kabanjahe menuju Merek, baru deh bisa gas pool lagi. Si DK sampai terpancing sama koh AAN yang tiba-tiba dah nancep gas aja di depan. Mumpung ada kawan, si DK langsung nguber Tricolor CBR1000RR buat nglepas beban gak ngegas hampir tiga bulan. Full speed terus walau gak sampai mentok, tapi paling gak memacu adrenalin di pai hari. Rasanya tak bisa dijelaskan dengan kata-kata deh, pokoknya puas abiizz….

IMG-20170501-WA0112

IMG-20170501-WA0106

IMG-20170501-WA0100

Sampai di Tongging hari masih pagi, jam 10an, masa langsung makan. Untungnya jam terasa cepat sehingga bisa langsung pesan buat makan siang. Menu yang dipesan sederhanya aja, ikan nila goreng plus telor dadar dan udang buat ganjal perut sebelum pulang. Hasilnya, kekenyangan !!!

IMG-20170430-WA0022

IMG-20170430-WA0026

 

IMG-20170430-WA0027

 

IMG-20170430-WA0029

 

IMG20170430104845

 

IMG-20170430-WA0028

 

IMG20170430110852

Teman setia di saat touring

IMG20170430113838

 

 

Puas duduk dan makan, kuatir diusir sama pemilik warung mending langsung cabut pulang ke Medan, ya kan. Maklum warung yang biasanya sepi pada jadi ramai banget gara-gara long week end. Gak pakai lama langsung deh start engine dan bergerak, karena banyak yang antri mau makan di warung.

 

 

IMG-20170501-WA0092

 

IMG-20170501-WA0094

 

Dari Merek si DK langsung nempel Dorsoduro ninggalin yang lain di belakang. Kali ini dah panas plus beberapa kali macet bkin si DK kepnasan. Untungnya koh Afuk lihai memilih jalan jadinya bisa selap-selip deh. Dari Brastagi turun ke Green Hill dah macet samaa orang Medan yang menghabiskan libura panjang ke Brastagi dan sekitarnya. Beberapa kali Dorsoduro yang body nya gede bisa masuk di sela mobil, ediaan rider nya nih. Kayaknya yang lain ketinggalan sekitar 5 menit di belakang jadi sebelum patkir di Green Hill si Dorso dan si DK harus nunggu yang lain dulu sebelum bergerak ke warung GH buat istirahat.  Lho kemana kawan dari Siantar ? Ternyata dari Tongging mereka langsung pisah mengambil rute pulang.

 

IMG20170430131840

 

Di GH ketemu dengan beberapa pentolan iRider yang lagi jalan-jalan sekedr makan siang. Mantaafff…. Kapan-kapan bisa diajak nih touring bareng.

 

IMG20170430134642

 

Lumayan lama istirahat di sini sebelum akhirnya melanjutkan perjalanan kembali ke Medan. Akhirnya si DK dan kembaran sekelasnya bisa head to head menuju Medan yang lalu lintasnya dari Medan dah padattt merayap. Walau demikian tetap aja full throttle sampai ke Medan dengan aman.

Jadi gak sabar buat Sunmori lagi nih, mau test Ducati Peningpale dan Yamaha YZR-M1 nih.

 

Btw, buat lebih afdol bisa panetingan video pendek berikut ini…

 

Categories: S.B.O.C, Touring | Leave a comment

Standar Emisi Euro

Dah sering kali kita mendengar standard Euro atau satandar emisi Euro, atau tentang Euro 2 atau Euro 3 bahkan tentang Euro 4.

Euro4

Artinya apa ya ? Ahhh, ini pasti berhubungan dengan lingkunagn hidup.

Berawal dari negara-negara Eropa yang sepakat untuk menekan  tingginya tingkat pencemaran udara akibat industri, khususnya industri kendaraan bermotor. Sehingga mereka sepakat untuk mengeluarkan standar emisi buang bagi kendaraan bermotor yang akan di jual di pasaran Uni Eropa (European Union/ EU) yang ternyata sudah berlaku sejak 1988 dengan sebutan Euro 0. Penghitungan yang lebih ketat mulai diwajibkan pada 1992 dengan Euro I.

Lalu secara bertahap EU memperketat peraturan menjadi standar Euro 2(1996), Euro 3 (2000), Euro 4 (2005), Euro 5 (2009), dan Euro 6(2014).

Cart-euro2

Jadi dah lebih 25 tahun dan sekarang negara Uni Eropa sana sudah menerapkan Standard Euro 6. Beberapa negara sedang menuju menuju Euro 5, Malaysia sudah menerapkan Euro 4, sedangkan Indonesia baru menerapkan Euro 2 dan segera menuju Euro 4 tahun 2018.

Ketetapan emisi Euro ini membatasi emisi kendaran bermotor yang mengandung banyak zat berbahaya untuk manusia dan lingkungan seperti karbon dioksida (CO2), nitrogen oksida (NOx), karbon monoksida (CO), sampai volatile hydro carbon (VHC) dan partikel lain.

Standard Euro 4 adalah kandungan NOx pada kendaraan berbahan bakar bensin tidak boleh lebih dari 80 mg/km, 250 mg/km untuk mesin diesel, dan 25 mg/km untuk diesel particulate matter.

Chart Euro

Pemerintah Indonesia, memutuskan untuk segera memberlakukan standar emisi Euro 4 dengan dikeluarkannya Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan No. P.20/MENLHK/SETJEN/KUM.1/3/2017 tentang Baku Mutu Emisi Gas Buang Kendaraan Bermotor Tipe Baru Kategori M, N, dan O. (Kendaraan kategori M adalah kendaraan roda 4 untuk mengangkut penumpang. Kategori N adalah kendaraan bermotor beroda empat atau lebih pengangkut barang, sedangkan kategori O adalah kendaraan bermotor penarik untuk gandengan atau tempel).

Dengan keluarnya Permen LHK ini berarti pemerintah melompati Euro 3 dan langsung menuju Euro 4 yang berlaku efektif tahun 2018.

Untuk diketahui bahwa sejak 2005 hingga saat ini, Indonesia masih menggunakan standar Euro 2 untuk kendaraan roda empat dan lebih.Artinya tak lagi ditemui di SPBU Pertamina jenis bahan bakar Premium dengan RON (registered octane number) 88, Pertalite (RON 90), dan Pertamax (RON 92).

 

SPBU

 

Bagaimana dengan sepeda motor? Ternyata sepeda motor  mengikuti standar euro 3 yang nantinya akan mengikuti standard Euro 4 seperti dikatakan Direktur Pengendalian Pencemaran Udara Kementerian LHK, Dasrul Chaniago , “Motor itu kan sampai saat ini Euro 3. Bertahap lah, nanti kami urus satu-satu”.

Wahhh…kendaraan makin ramah lingkungan deh, sepertinya gak lama laagi akan ada motor listrik yang hilir mudik di jalanan.

 

 

 

 

 

 

 

Categories: Others | Leave a comment

Shadow Airsoft Recon Goes to Campus

shadow_airsoft_recon_medan

 

Kegiatan SAR Medan untuk memperkenalkan airsoft di kalangan pelajar dan mahasiswa semakin intens dengan diadakan sukir (sunday skirmish) yang melibatkan mahasiswa STIE Harapan. Ini merupakan kegiatan ketiga di Kampus Yayasan Pendidikan Harapan Medan setelah dimulai dengan Sosialisasi Airsoft dan Liga Airsoft Ceria antar pelajar dan mahasiswa minggu sebelumnya.

16807345_1860417100848362_6655219353808846499_n

 

 

Kegiatan sukir ini bukan merupakan program akhir SAR Medan di STIE Harapan tapi merupakan langkah awal karena yang menjadi objective adalah menjadikan kegiatan Airsoft sebagai salah satu ekstra kurikuler mahasiswa seperti yang diungkapkan Karya Satya, ketua SAR Medan. Jadi terharu , hiks…hikss…hiks….

 

Kegiatan rutin sukir SAR kali ini mengajak beberapa mahasiswa yang berminat untuk merasakan sakitnya bb (peluru airsoft) di badan. Kalau sudah tahu sakit biasanya langsung melamar unit baru, hehehehehe….(kalo sekarang masih dipinjam).

 

Ternyata memang yang tertarik dari kalangan mahasiswa juga lumayan, lumayan ramai maksudnya karena di saat yang bersamaan ada beberapa member yang berhalangan hadir seperti uncle Rudi yang harus melantik member baru CBR Club Medan.

 

Kalau mau lihat serunya, pantengin aja foto-foto berikut. Siapa tahu ada yang minat, ya kan….

 

16864368_1864043990485673_6477644452442428470_n

16999005_1864042730485799_8232602772249192092_n

 

 

16996066_1864043883819017_3752971642383645240_n

“Rocker juga ersopter…”

 

 

16998848_1864044693818936_5699379389127665002_n

 

 

17021905_1864044427152296_3597645684369618394_n

 

 

16997730_1864042993819106_8346805275564386_n

 

16864668_1864044843818921_358544064352511570_n

 

 

16997918_1864043853819020_4931579462594247219_n

“om..sukir om !!”

 

 

16996064_1864043670485705_1139832260027727052_n

 

 

 

10888579_10204724585987977_1741367627643360244_n

 

 

 

 

 

 

Categories: Shadow Airsoft Recon | Leave a comment

Peluncuran Honda Repsol MotoGP

Pengumuman tim Repsol Honda soal peluncuran motor baru mereka untuk MotoGP 2017. (Foto-twitter)

Kenapa sih setiap tahun tim Repsol Honda MotoGP selalu launching di Indonesia akhir-akhir ini ya, sebelumnya di Bali 2015 dan Sentul 2016? Yamaha yang fans The Doctor yang bejibun di Indonesia aja selalu pindah-pindah.

Ternyata penggemar Repsol Honda banyak juga di Indonesia yang akhirnya menjadi pertimbangannya. Bisa dilihat di jalanan produk Honda dengan livery Repsol pasti laku walaupun harganya lebih mahal dari livery yang biasa.

Bertempat di JIEX Expo Jakarta, hari ini dengan resmi diperkenalkan di muka umum tunggangan Marc Marquez dan Dani Pedrosa RC213V untuk season 2017.

Dalam acara peluncuran tersebut, Marquez dan Pedrosa juga didampingi oleh Principal Team Repsol Honda Livio Suppo dan Tetsuhiro Kuwata selaku Director Repsol and Honda Racing Corporation.
Related image
Kenapa hanya RC213V #99 aja yang dipamerkan ya?
paslon
Waaahh…kampanye paslon nomor #1, nih…
Tahun ini Repol Honda masih ditemani “Satu Hati”, bersaing dengan “Nyalakan Nyali” dan “Semakin Di Depan”. Semakin gak sabar nih nunggu seri pembuka session 2017 di Qatar.
sun
Categories: Uncategorized | Leave a comment

Blog at WordPress.com.